Pertamina Mandalika SAG Tunjuk Pembalap Belanda, Dimas Ekky Gigit Jari

Berita Otomotif

Pertamina Mandalika SAG Tunjuk Pembalap Belanda, Dimas Ekky Gigit Jari

JAKARTA – Pertamina Mandalia SAG Team akhirnya menjatuhkan pilihan siapa pendamping Thomas Luthi di ajang Moto2 2021.

Tim asal Spanyol yang bekerja sama dengan pihak Indonesia yakni Mandalika ini awalnya mengusung nama Dimas Ekky Pratama sebagai pembalap. Ia digadang-gadang akan mendampingi pembalap pilihan SAG Team. Dimas juga telah diperkenalkan sebagai bagian dari tim di Indonesia.

Namun belakangan SAG membuat pernyataan mengejutkan dengan mengutus Bo Bendsneyder. Pembalap asal Belanda ini dikatakan memiliki darah Indonesia dari sang Kakek Ayahnya. Kakek Bo disebut-sebut pindah ke Belanda pada 1956, namun belum ada fakta yang membuktikkannya.

Bo sendiri bukan pembalap dengan prestasi mengilap di berbagai kejuaraan. Bo memulai karir pada RedBull Rookies Cup pada 2015. Lalu satu tahun berikutnya, Ia pindah ke Red Bull KTM Ajo di Moto3. Di sana Bo tidak membukukan prestasi yang cerah, hanya satu kali merasakan podium ketiga di musim pertamanya.

Bo naik kelas ke Moto2 pada 2018 dan berada di dalam naungan tim Tech3 Racing. Namun karir pembalap berumur 21 tahun ini kembali menemui jalan terjal. Ia mengalami kecelakaan cukup hebat dan membuat kakinya cedera cukup panjang.

Musim berikutnya Ia bergabung dengan tim NTS RW Racing. Pembalap Belanda ini juga masih tidak menorehkan prestasi membanggakan. Pada akhir musim 2019 saja, Bo hanya menduduki peringkat 26. Kemudian tahun lalu posisinya hanya naik tiga peringkat menjadi 23 dengan raihan total 18 poin.

Ajang balap memang kental dengan persaingan ketat, baik dari segi prestasi maupun finansial. Dengan adanya fakta ini, seorang pembalap berprestasi sekalipun jika tidak memiliki daya tarik khususnya sponsor yang kuat, sulit untuk bisa masuk tim besar yang bisa mengantarkan untuk menjadi juara dunia.
Pertamina Mandalika Racing Team
“Bo adalah pembalap luar biasa yang telah kami ikuti selama beberapa waktu terakhir. Seluruh tim sangat senang dengan kedatangannya karena kami yakin dia akan mencapai hasil luar biasa yang akan membuat tim tetap di level teratas,” kata Edu Perales, Team Principal melalui siaran persnya (25/12/20).

Dengan latar belakang SAG yang rela meninggalkan ONEXOX yang masih memiliki kontrak satu tahun, demi segelontor dana segar dari Mandalika. Buka tidak mungkin Dimas Ekky digusur karena kurang asupan material yang cukup untuk ‘menghidupi’ tim.

Dimas dikatakan akan dipersiapkan untuk pembalap pengganti sekaligus Wild Card untuk musim depan. Mungkin Dimas bisa tampil di Moto2 seri Indonesia, jika sirkuit Mandalika bisa lolos seleksi dari Dorna.

Sementara Dimas akan berlaga di kejuaraan FIM CEV Moto2 European Championship 2021. Pembalap asli Indonesia ini disebut-sebut akan melakukan pemanasan sebelum akhirnya terjun di Moto2 pada 2022. Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya, apakah Mandalika benar-benar bisa menghadirkan tim asli Indonesia dengan pembalap bawaannya. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar