Penjualan Datsun Melempem, Nissan Dikabarkan Bakal PHK 830 Karyawan di Indonesia

Berita Otomotif

Penjualan Datsun Melempem, Nissan Dikabarkan Bakal PHK 830 Karyawan di Indonesia

JAKARTA - Nissan dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 800 buruh pabrik di Indonesia.

Nissan, menurut laporan Nikkei Asian Review baru-baru ini, bakal memberhentikan 830 pekerja di Indonesia. Ini merupakan bagian dari PHK kepada 12.500 tenaga kerja Nissan di seluruh dunia hingga Maret 2023 gara-gara menurunnya penjualan secara global plus meningkatnya biaya produksi, seperti diumumkan Nissan Motor Corporation (NMC) pada pekan lalu.

Hiroto Saikawa, CEO NMC mengatakan ada 14 pabrik mereka di berbagai negara yang terkena dampak kebijakan. Pengurangan jumlah buruh plus pemangkasan kapasitas produksi dilakukan sehingga lini produk mereka di pasar global nantinya berkurang 10 persen dan kebanyakan di antara adalah mobil compact.

Mobil123.com mencoba menghubungi Hana Maharani, Head of Communication PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) untuk meminta konfirmasi. Namun, telepon ditolak dan pesan singkat belum dibalas hingga berita ini dinaikkan.

Datsun Masih Melempem
Di Indonesia sendiri, Nissan menjual dua merek mobil yakni Nissan serta Datsun. Setelah sekitar 4 tahun ‘mati suri’ tak meluncurkan produk baru, sejak 2018 akhirnya keduanya mulai merilis model-model anyar seperti Datsun Cross, varian baru Datsun Go Panca dan Go+Panca, Nissan Terra, Nissan Serena, Nissan All-New Livina, dan terakhir adalah X-Trail facelift berfitur Adaptive Cruise Control dalam GIIAS 2019.

Namun kevakuman mereka selama bertahun-tahun, dalam wawancara dengan Isako Sekiguchi selaku Presiden Direktur NMI dengan Mobil123.com beberapa waktu lalu, diakui membuat para konsumen agak lupa dengan merek Nissan dan ini menjadi tantangan besar. Penjualan mereka pun, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), masih turun pada semester satu 2019 khususnya untuk merek Datsun.

Data menunjukkan penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) khusus merek Nissan selama Januari - Juni mencapai 7.176 unit, meningkat 49,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year). Adapun penjualan retail (dealer ke konsumen) ialah 5.993 unit, meningkat 38,4 persen year on year.

Datsun, di sisi lain, meraih penjualan wholesales 3.844 unit, minus 49,6 persen year on year. Sementara itu, transaksi jual-beli retail turun 28,3 year on year dengan volume 4.234 unit.

Padahal, Nissan punya pabrik di Purwakarta yang diresmikan pada 2014 khusus untuk memproduksi mobil-mobil Datsun dengan kapasitas produksi bisa ditingkatkan terus hingga mencapai 250 ribu per tahun. Di area yang sama, mereka juga punya pabrik transmisi dan mesin.

Nissan sendiri memastikan akan memproduksi mesin Xpander serta ‘saudara’ satu platformnya yaitu Livina pada pertengahan 2020. Sekarang, persiapan sedang mereka lakukan [Xan/Ari].



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support