Gagal Podium Buat Rossi Pilih Pensiun?

Berita Otomotif

Gagal Podium Buat Rossi Pilih Pensiun?

JAKARTA – Valentino Rossi belum bisa memperoleh podium ke-200 di MotoGP San Marino 2020, karena disalip Joan Mir pada lap terakhir. Bagaimana masa depannya?.

Rossi yang sejak awal balapan tampil mengesankan, lalu kelihatan mulai mengendur seiring berjalannya lomba. Pilihan kompon ban menjadi salah satu faktor kegagalannya naik podium. Dibandingkan dengan Franco Morbidelli yang merupakan anak didiknya di VR46 Academy, Rossi tidak bisa menghemat penggunaan ban.

Selain gagal naik podium ke-200, The Doctor merasakan penyesalan lain. Setelah melihat dua pembalapnya di Moto2 finish 1-2, Ia merasa semakin termotivasi untuk menyudahi balapan di podium.
Anak didik Valentino Rossi
Lalu di MotoGP, dua pembalap yang berada di depannya merupakan anak didiknya di VR46 Academy. Morbidelli yang sejak awal memimpin jalannya lomba, ditemani oleh Francesco Bagnaia. Berharap untuk bisa naik podium bersama dua muridnya, kemudian harapan tersebut musnah direbut Joan Mir.

Lebih jauh, MotoGP San Marino 2020 untuk pertama kalinya di musim ini memperbolehkan kehadiran penonton. Meskipun bukan semua pendukung Rossi, namun dapat terlihat doinasi penonton menggunakan baju kuning yang merupakan identitas khas Valentino.

Dengan hasil mengecewakan seperti di atas, apakah akhirnya Rossi memilih untuk pensiun? Pembalap berusia 41 tahun tersebut menjawab semua keraguan para penggemarnya. Ia memastikan musim depan akan terus membalap di MotoGP.

“Banyak orang yang tertarik untuk membaca berita saya pensiun. Padahal saya telah menegaskan berkali-kali bahwa tahun depan, saya tetap ikut balapan. Saya tidak tahu apakah karena mereka (media) ingin saya pensiun,” ucap Rossi seperti dikutip Crash.
Valentino Nyaris Podium
Rossi dipastikan akan terus balapan pada tahun depan. Dia juga memastikan musim 2021 masih membela tim Yamaha. Namun yang menjadi pembeda adalah Rossi akan membalap untuk tim satelit Yamaha yakni Petronas. Kursinya di tim pabrikan saat ini sudah ditempati oleh Fabio Quartararo.

“Saya semakin dekat untuk bergabung dengan Petronas. Proses kepindahan saya sudah 99 persen dan tinggal melakukan penandatanganan kontrak. Saat di Barcelona nanti, saya akan memberikan pengumuman terkait,” jelasnya kemudian.

Sebelumnya pihak Yamaha melalui Lin Jarvis, mengatakan penandatanganan kontrak sekaligus pengumuman resmi akan dilakukan pada MotoGP San Marino 2020. Namun rencana tersebut kembali mundur tanpa sebab.

Rossi memang mengatakan proses kepindahannya ke Petronas Yamah tinggal sedikit lagi. Namun hal yang belum dilakukan adalah tanda tangan Rossi di atas kontrak. Hal ini sebenarnya sama saja dengan situasi sebelumnya. Artinya masih ada beberapa poin yang belum bisa disetujui baik dari sisi Rossi, Yamaha maupun tim Petronas.

Rossi masih bisa mengambil manuver drastis yang tidak terduga. Bola panas ini akan terus bergulir sampai adanya pengumuman resmi dari pihak yang bersangkutan. Rossi sebagai pembalap merupakan salah satu daya tarik balap motor MotoGP, sehingga semua kabar tentangnya akan sangat menarik untuk pembaca. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar