Wacana Larangan Mudik Muncul Lagi, Dirapatkan dengan Luhut Sore Ini

Berita Otomotif

Wacana Larangan Mudik Muncul Lagi, Dirapatkan dengan Luhut Sore Ini

JAKARTA – Wacana untuk melarang mudik di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) kembali muncul ke permukaan melihat kondisi terkini. Hal itu akan dirapatkan dengan Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan pada Senin (20/4/2020) sore ini juga.

Rencana pelarangan mudik muncul ke permukaan pada Maret di awal pandemi virus Corona, namun Luhut kemudian mengatakan pemerintah tidak melarang aktivitas mudik dan hanya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukannya meski ada potensi penularan virus. Alasannya adalah agar ekonomi tidak berhenti, juga karena ia menganggap dilarang pun mudik akan tetap dilakukan.

Jumlah kasus akibat pandemi virus Corona sendiri dari hari ke hari semakin bertambah. Data resmi terakhir per 20 April 2020 menunjukkan adanya 6.760 kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 (747 kasus sembuh, 590 meninggal).

Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengatakan dengan perkembangan kondisi seperti ini bisa saja akhirnya pemerintah akhirnya menerbitkan larangan mudik. Bahkan, hal ini sudah diusulkan kepada Luhut.

“Saya usulkan ke pemerintah melalui Menteri Koordinator Kemaritiman (jabatan tetap Luhut Binsar Panjaitan—red) agar kita sekalian saja tidak mudik,” ucap dia dalam diskusi virtual dengan Katadata yang disiarkan secara langsung.

Menurut Budi, sore ini dirinya akan kembali mengadakan rapat dengan Luhut dan kemungkinan salah satu agendanya mengenai wacana pelarangan mudik. Meski tak bisa memastikan kapan kepastian jadi atau tidaknya larangan bisa diketahui, secara pribadi ia berharap pemerintah mengambil kebijakan tersebut secepatnya.

Sudah Ada Draf Aturan Larangan
Walaupun masih berupa wacana, Budi juga telah menyiapkan draf Peraturan Menteri Perhubungan mengenai larangan mudik. Di dalamnya antara lain mengatur tentang pemberhentian operasional transportasi umum.

“Kalau sampai tak mudik (dilarang mudik—red) sudah disiapkan skema produsedur protokol kendaraan umum tidak boleh keluar kota. Kendaraan pribadi juga,” bukanya.

Sekadar mengingatkan, virus Corona muncul pada akhir 2019 di China. Virus hingga kini telah menyebar ke lebih dari 200 negara atau teritori.

Penyebaran yang cepat dan masif membuat World Health Organisation (WHO) mengategorikannya sebagai pandemi. Virus ini baru diketahui masuk Indonesia pada 2 Maret 2020, setelah Presiden Joko Widodo mengumumkannya.

Covid-19 turut menggoyang perekonomian dan berbagai sektor industri, termasuk industri otomotif. Penjualan mobil nasional tahun ini diperkirakan turun 40 persen dibanding tahun lalu dan bisa saja baru pulih kembali pada akhir 2021. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar