Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pastikan Tak Ada Larangan Mudik, Luhut: Dilarang pun Tetap Dilakukan Pastikan Tak Ada Larangan Mudik, Luhut: Dilarang pun Tetap Dilakukan Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 03 April 2020 06:02 JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan pemerintah hanya akan memberikan imbauan tidak mudik agar tidak menyebarkan virus Corona, bukan larangan. Salah satu alasannya adalah karena dilarang pun masih ada yang bakal tetap ‘bandel’.Hal tersebut Luhut tegaskan dalam Rapat Terbatas Melalui Konferensi Video Mengenai Lanjutan Antisipasi Mudik pada Kamis (2/4/2020). Ia menyebut pemerintah memutuskan akan gencar melakukan imbauan tidak mudik di Masa Tanggap Darurat Virus Corona (29 Februari – 29 Mei 2020) serta akibat-akibatnya jika tetap ngotot pulang ke kampung halaman, alih-alih melakukan pelarangan.“Orang ada yang mau dia dilarang pun tetap mudik saja. Hanya sekarang kita imbau kesadaran bahwa kalau Anda mudik, hampir pasti Anda bawa penyakit. Kalau bahwa penyakit itu, di daerah sudah terbukti ada yang meninggal. Itu bisa keluargamu. Kita enggak mau itu. Oleh karena itu, kita anjurkan untuk tidak mudik,” papar dia. Artikel terkait Harap Sabar, Detail Larangan Mudik Rencananya Diumumkan Sore Ini Berita Otomotif 31 March 2020 Operasi Ketupat 2020 Tetap Ada Tapi Fokus Mengimbau Warga Tak Mudik Berita Otomotif 02 April 2020 Efek Larangan Mudik, Tol Layang Cikampek Ditutup Mulai 23 April 2020 Berita Otomotif 22 April 2020 Alasan kedua, menurut Luhut, adalah karena larangan mudik bisa menyetop roda perekonomian. Pemerintah tidak ingin hal ini terjadi.“Pertimbangan utama kita supaya ekonomi itu tidak mati sama sekali dan ini kami lihat—setelah kami hitung semua—mungkin pilihan terbaik dari banyak pilihan yang mungkin tidak cocok,” lanjut dia.Agar masyarakat mau berdiam di Jakarta, terang Luhut, pemerintah telah memberikan berbagai kompensasi berupa stimulus ekonomi maupun jaring pengaman sosial yang mereka butuhkan. Di Jakarta ada 3,7 juta calon penerima bantuan yang sedang didata dan dimasukkan ke dalam daftar secepat mungkin oleh Kementerian Sosial bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Satu lagi yang amat penting menurutnya adalah mendisiplinkan masyarakat, khususnya masyarakat Jakarta dan sekitarnya, untuk melakukan jaga jarak atau physical distancing sesuai anjuran World Health Organization (WHO) untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Apalagi Jakarta merupakan episentrum epidemi virus Corona di Indonesia.“Kalau kita bisa bantu mendisiplinkan masyarakat kita dan ada bantuan media untuk berita yang pas untuk jaga jarak, itu akan sangat bantu,” tandas Luhut.Seperti diketahui, virus Corona atau Covid-19 sejak akhir 2019 sudah menjangkiti lebih 200 negara, termasuk Indonesia. Sejak pengumuman mengenai masuknya virus ini di Tanah Air pada 2 Maret 2020 sampai 2 April 2020 sudah ada 1.790 orang yang positif terinfeksi (112 orang di antaranya sembuh, sedangkan 170 lainnya meninggal dunia). [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 pandemi virus corona virus corona larangan mudik mudik lebaran mudik Lebaran 2020 imbauan tidak mudik mudik pandemi pandemi Covid-19 Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pastikan Tak Ada Larangan Mudik, Luhut: Dilarang pun Tetap Dilakukan Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 03 April 2020 06:02 JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan pemerintah hanya akan memberikan imbauan tidak mudik agar tidak menyebarkan virus Corona, bukan larangan. Salah satu alasannya adalah karena dilarang pun masih ada yang bakal tetap ‘bandel’.Hal tersebut Luhut tegaskan dalam Rapat Terbatas Melalui Konferensi Video Mengenai Lanjutan Antisipasi Mudik pada Kamis (2/4/2020). Ia menyebut pemerintah memutuskan akan gencar melakukan imbauan tidak mudik di Masa Tanggap Darurat Virus Corona (29 Februari – 29 Mei 2020) serta akibat-akibatnya jika tetap ngotot pulang ke kampung halaman, alih-alih melakukan pelarangan.“Orang ada yang mau dia dilarang pun tetap mudik saja. Hanya sekarang kita imbau kesadaran bahwa kalau Anda mudik, hampir pasti Anda bawa penyakit. Kalau bahwa penyakit itu, di daerah sudah terbukti ada yang meninggal. Itu bisa keluargamu. Kita enggak mau itu. Oleh karena itu, kita anjurkan untuk tidak mudik,” papar dia. Artikel terkait Harap Sabar, Detail Larangan Mudik Rencananya Diumumkan Sore Ini Berita Otomotif 31 March 2020 Operasi Ketupat 2020 Tetap Ada Tapi Fokus Mengimbau Warga Tak Mudik Berita Otomotif 02 April 2020 Efek Larangan Mudik, Tol Layang Cikampek Ditutup Mulai 23 April 2020 Berita Otomotif 22 April 2020 Alasan kedua, menurut Luhut, adalah karena larangan mudik bisa menyetop roda perekonomian. Pemerintah tidak ingin hal ini terjadi.“Pertimbangan utama kita supaya ekonomi itu tidak mati sama sekali dan ini kami lihat—setelah kami hitung semua—mungkin pilihan terbaik dari banyak pilihan yang mungkin tidak cocok,” lanjut dia.Agar masyarakat mau berdiam di Jakarta, terang Luhut, pemerintah telah memberikan berbagai kompensasi berupa stimulus ekonomi maupun jaring pengaman sosial yang mereka butuhkan. Di Jakarta ada 3,7 juta calon penerima bantuan yang sedang didata dan dimasukkan ke dalam daftar secepat mungkin oleh Kementerian Sosial bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Satu lagi yang amat penting menurutnya adalah mendisiplinkan masyarakat, khususnya masyarakat Jakarta dan sekitarnya, untuk melakukan jaga jarak atau physical distancing sesuai anjuran World Health Organization (WHO) untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Apalagi Jakarta merupakan episentrum epidemi virus Corona di Indonesia.“Kalau kita bisa bantu mendisiplinkan masyarakat kita dan ada bantuan media untuk berita yang pas untuk jaga jarak, itu akan sangat bantu,” tandas Luhut.Seperti diketahui, virus Corona atau Covid-19 sejak akhir 2019 sudah menjangkiti lebih 200 negara, termasuk Indonesia. Sejak pengumuman mengenai masuknya virus ini di Tanah Air pada 2 Maret 2020 sampai 2 April 2020 sudah ada 1.790 orang yang positif terinfeksi (112 orang di antaranya sembuh, sedangkan 170 lainnya meninggal dunia). [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 pandemi virus corona virus corona larangan mudik mudik lebaran mudik Lebaran 2020 imbauan tidak mudik mudik pandemi pandemi Covid-19
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...