Tanggal Peluncuran Toyota Supra di Indonesia Belum Final

Berita Otomotif

Tanggal Peluncuran Toyota Supra di Indonesia Belum Final

JAKARTA - Toyota Supra generasi terbaru akan meluncur di Indonesia tahun ini, menurut eksekutif PT. Toyota Astra Motor (TAM). Akan tetapi, waktu peluncuran belum final dan masih dapat berubah.

Seperti diketahui, mobil sport legendaris Supra hidup kembali lewat kolaborasi produk bersama antara Toyota dengan BMW. ‘Saudara’ Supra dari sisi pabrikan Jerman tersebut adalah BMW Z4 yang telah mengaspal lebih dulu pada akhir April.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran TAM, mengakui pihaknya memang berencana merilis All-New Supra. Ia menggaransi mobil sport tersebut sudah terlihat di Tanah Air pada 2019.

“Pasti tahun ini,” tandasnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com saat diwawancarai usai Buka Puasa Bersama Media Massa pada Kamis (9/5/2019) malam di Senayan, Jakarta.

Meski begitu, Toyota, menurut dia, belum bisa membeberkan tanggalnya karena masih belum ketuk palu soal itu. Hal tersebut masih dapat berubah karena berbagai alasan, seperti misalnya kelancaran perizinan impor dari Austria yang sekarang sedang diurus.

Baik Supra maupun Z4 memang sama-sama diproduksi di sana. Produsennya juga bukan Toyota atau pun BMW, tapi pihak ketiga yaitu Magna Steyr.

“Namanya peluncuran itu bisa berubah (waktunya). Sampai momen-momen terakhir pun kami pernah mengubah waktu peluncuran. Contohnya, amit-amit, misalnya perizinan tertunda atau belum selesai. Kalau begitu, kan, tidak mungkin kami meluncurkannya. Misalnya juga ada faktor-faktor lain di luar kekuasaan kami misalnya distribusi dari Eropa ada problem. Makanya kami enggak berani ngomong waktu peluncuran detail,” paparnya.

Ia mencontohkan waktu peluncuran All-New Camry yang sempat dikoreksi. Awalnya, Toyota berniat merilis sedan ini pada akhir 2018 di Indonesia.

“Tapi karena waktu itu bicara masalah kuota, akhirnya kami melakukannya pada Januari 2019. Itu normal,” tandasnya.

Nama Supra sendiri sudah terlihat dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di situs resmi Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak kuartal satu kemarin. Adapun banderolnya sebelum pajak adalah Rp 1.492.000.000 untuk tipe 3.0-liter AT. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar