Toyota Supra Bakal Dijual dengan Kuota Terbatas di Indonesia

Berita Otomotif

Toyota Supra Bakal Dijual dengan Kuota Terbatas di Indonesia

JAKARTA - Bisa jadi, tidak semua konsumen yang berminat pada Toyota Supra generasi terbaru bisa mendapatkannya meski mereka punya uang.

Toyota Supra adalah mobil eksotis yang segera hadir di Indonesia tahun ini. Sayangnya, sang pabrikan tak bersedia membeberkan lebih detail waktu peluncurannya, dengan alasan khawatir tanggal serta bulannya dapat berubah.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa pastinya bakal ada kuota bagi Supra. Ini karena mobil sport tersebut harus diimpor secara utuh (Completely Built-Up/CBU) dari Austria dan pemerintah kini sedang ngebet membatasi impor beragam barang, salah satunya dari sektor otomotif.

“Kuota pastinya ada dari pemerintah karena mereka, kan, meminta tolong ke semua produsen agar importasi dibatasi dan di sisi lain memperbanyak produksi lokal. Tapi memang mobil-mobil seperti Supra ini segmennya juga tidak akan terlalu besar, sih,” papar dia di sela-sela Buka Puasa Bersama Media Massa beberapa waktu lalu di Jakarta.

Seperti diketahui, Supra generasi terbaru adalah hasil pengembangan bersama antara Toyota dengan BMW. Dari sisi sang pabrikan Jerman, model yang ‘bersaudara’ dengan Supra adalah Z4 yang sama-sama dibuat di Austria oleh pihak ketiga yakni perusahaan perakitan Magna Steyr.

Z4 sudah diperkenalkan terlebih dahulu di Tanah Air dalam Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 pada 25 April - 5 Mei kemarin di Kemayoran Jakarta dengan harga off-the-road Rp 1,459 miliar dan cuma tersedia 20 unit di Nusantara.

Toyota sendiri mengaku belum dapat memastikan apakah unit Supra yang nanti tersedia berjumlah puluhan atau ratusan. Mereka masih terus berkoordinasi dengan pemerintah.

“Kami masih menunggu karena sekarang masih mengurus perizinan. Jujur, kami juga belum mendapatkan angka akhir kuotanya berapa. Kami masih menunggu. Secara paralel, kami juga menghitung harga,” tandasnya lagi.

Banyak yang Tanya
Anton mengatakan hingga kini belum ada konsumen yang melakukan pemesanan secara resmi. Akan tetapi, yang menanyakan sudah banyak.

“Jangankan Supra, yang menanyakan soal Lexus LM saja banyak banget. Padahal mobilnya belum ada di mana pun di dunia,” akunya.

Melihat atensi yang besar dari calon konsumen potensial, Toyota pun bersiap-siap dengan skenario permintaan lebih banyak dari suplai. Salah satu merek mobil terlaris sejagad ini merasa perlu memikirkan bagaimana kelak mereka memilih konsumen jika itu terjadi.

“Jadi kami juga lagi memikirkan kalau memang permintaannya jauh lebih tinggi dari yang kami bisa suplai, bagaimana cara memilih konsumennya,” tutup Anton. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support