Perkembangan Hyundai Makin Mengancam Toyota

Berita Otomotif

Perkembangan Hyundai Makin Mengancam Toyota

JAKARTA - Pertumbuhan Hyundai dan juga Kia terutama di pasar Amerika Serikat yang di masa lalu dikhawatirkan Toyota perlahan tapi pasti mulai terbukti. Dan terobosan Hyundai di Indonesia juga cukup mencuri perhatian.

Pertumbuhan atau perkembangan Hyundai dan Kia di negeri Paman Sam mengungguli pabrikan otomotif lainnya. Seperti diberitakan CarBuzz, di masa kini Hyundai langsung disebut menjadi saingan sejati bagi Toyota dan juga Volkswagen.

Toyota sendiri sejatinya sudah menyadari kondisi ini sejak lama. Yukitoshi Funo yang saat itu menjabat sebagai Chairman Toyota Motor Sales USA pada 2006 sudah menyampaikan ancaman Hyundai. Dan setelah 14 tahun perlahan tapi pasti mulai terbukti dengan langkah-langkah brilian yang dilakukan Hyundai.

"Pesaing Toyota di Amerika Serikat adalah Honda Motor, Nissan Motor dan Hyundai. Namun Hyundai yang paling kami waspadai dan menyimak perkembangan dengan cermat," kata Funo kala itu.

Sementara komentar senada kepada Hyundai juga keluar dari Takanobu Ito, President, Chief Executive Officer and Representative Director of Honda Motor Co. Ia jelas-jelas menyatakan pabrikan nomor 1 asal Korea tersebut menjadi ancaman karena beberapa hal terkait produk.

"Hyundai luar biasa, mereka tidak diragukan lagi merupakan ancaman karena produk mereka murah dan kualitasnya meningkat," kata Ito dalam wawancara di tahun 2019.

Pada catatan akhir 2020, ekspansi yang dilakukan Hyundai dan juga Kia di Amerika Serikat ternyata sangat signifikan. JD Power melaporkan bahwa kedua perusahaan ini memperluas pangsa pasar mereka di sana lebih banyak dibandingkan produsen-produsen besar mobil lain hingga November 2020.

Indikator pertumbuhan Hyundai juga dicatat oleh Wall Street Journal, saham keduanya dilaporkan menguat pada awal tahun. Dan kemudian mengakhiri 2020 dengan mengungguli General Motor (GM) serta Volkswagen AG. Ini menjadi pertanda baik pelanggan maupun analis bisnis mulai menyadari bahwa Hyundai adalah perusahaan yang dianggap serius dan tidak lagi hanya melayani pasar otomotif kelas bawah.

Perkembangan Hyundai Ancam Toyota
Yang juga menarik untuk disimak adalah perkembangan Hyundai di tanah air. Setelah menaruh investasi besar dengan membuat pabrik seluas 77.6 hektare di Deltamas, Cikarang Jawa Barat, Hyundai langsung melakukan gebrakan.

Di masa pandemi Covid-19, mereka menghadirkan 2 mobil listrik termurah di Indonesia yakni Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona EV pada 6 November 2020. Sementara tidak ada satu pabrikan Jepang pun yang menghadirkan mobil listrik hingga saat ini kecuali Lexus UX 300e. 

Pada 2021 Hyundai juga akan memperbanyak jaringan delaernya untuk menjamin pelayanan kepada para pelanggannya di Indonesia. Sedikitnya ada 100 dealer akan diresmikan hingga akhir 2021. 

Namun selain catatan manis, Hyundai dan juga Kia khususnya di Amerika Serikat juga memiliki prolem yang cukup besar. Keduanya seperti yang Mobil123.com berita di awal Desember 2020 terpaksa harus merecall ratusan ribu mobilnya karena mengalami beberapa masalah.

Tercatat sekitar 130 ribu unit mobil Hyundai dan 295 ribu unit Kia teridentifikasi mengalami kerusakan mesin yang cukup fatal.

Masalah yang tak kalah besar adalah Kia dan Hyundai baru-baru ini harus membayar denda hukuman perdata cukup besar yakni Rp 3 triliun karena keduanya gagal melakukan recall 1.6 juta mobil produksinya pada 2015-2017 tepat waktu. Kerusakan pada recall ini juga masih sama yakni pada bagian mesin.

Denda Rp 3 triliun itu sendiri harus diselesaikan sesuai porsinya. Kia harus menanggung hampir Rp 1 triliun dan sisanya menjadi kewajiban Hyundai. [Ari]

 



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar