Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Mengintip Seberapa Laku Mobil Prancis di Indonesia di Tengah Isu Boikot Mengintip Seberapa Laku Mobil Prancis di Indonesia di Tengah Isu Boikot Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 05 November 2020 16:21 JAKARTA – Ajakan boikot produk Prancis sedang menggema di berbagai negara dengan banyak penduduk muslim, termasuk Indonesia. Di antara produk – produk 'Negeri Menara Eiffel' di negeri ini terdapat dua merek mobil, Peugeot dan Renault.Sekadar mengingatkan, Prancis sejak awal Oktober 2020 sedang mendapat sorotan tajam dan wacana boikot dari umat Islam dunia. Sebabnya adalah pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang dianggap menghina agama tersebut, ketika menanggapi aksi teror terhadap pembunuhan beberapa warga Prancis yang tetap kukuh menggambar dan mempertunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW.Macron telah mengklarifikasi dengan menyatakan tak bermaksud mendiskreditkan Islam. Di sisi lain, ia tetap bertekad membela kebebasan warganya berkata, berekspresi, dan menggambar.Jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ada dua merek mobil Prancis yang saat ini menjajal pasar otomotif nasional. Keduanya ialah Peugeot dan Renault yang baru mencoba bangkit lagi setelah cukup lama tak ada pergerakan model baru di pasar.Peugeot mulai kembali meluncurkan mobil baru dan merekonstruksi ulang lini produk sejak 2018. SUV Peugeot 3008 dan 5008 menjadi senjata mereka untuk sekarang.Renault, di sisi lain, melakukannya mulai 2019. MPV murah Triber mereka bawa, sementara pilihan tipe bagi city car murah Kwid diperbarui. Ada pula SUV Koleos dengan harga relatif tinggi.Penjualan mereka berdua belum seujung kuku pasar otomotif Nusantara. Data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) Gaikindo Januari – September 2020 menunjukkan Peugeout membukukan 172 unit (naik 120 persen year on year), sedangkan Renault 170 unit (naik 18,1 persen) di saat pasar otomotif berbobot 372.046 unit (drop 50,9 persen).Pasar beserta hampir seluruh pemain di dalamnya sendiri sedang mengalami performa negatif karena pandemi virus Corona (Covid-19). Bahkan, target penjualan mobil 600 ribu unit—hasil revisi sebelumnya yang 1,050 juta unit—di Indonesia diprediksi tak tercapai.Davy J. Tuilan, Chief Operating Officer PT. Maxindo Renault Indonesia (MRI), tak mau berkomentar banyak soal isu ajakan boikot tersebut. Ia hanya mengatakan Renault merek yang tergabung dalam aliansi strategis otomotif global, sedangkan MRI bersama seluruh dealernya adalah Perusahaan Modal Dalam Negeri (PMDN).Seluruh karyawan mereka warga negara Indonesia yang disebut menjunjung tinggi nilai – nilai Pancasila. Sayang, Davy mengakui tidak mempelajari dampak ajakan boikot ke penjualan di sisa tahun ini.“Kami di MRI tidak melakukan analisa penjualan terkait boikot produk Prancis,” ucapnya via pesan singkat pada Kamis (5/11/2020).Rokky Irvayandi selaku Chief Executive PT. Astra International – Peugeot Sales Operation, di sisi lain, tidak merespons telepon maupun pesan singkat Mobil123.com hingga berita ini dinaikkan. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait boikot produk Prancis Emmanuel Macron Mobil Prancis Peugeot merek mobil Prancis Renault Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Mengintip Seberapa Laku Mobil Prancis di Indonesia di Tengah Isu Boikot Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 05 November 2020 16:21 JAKARTA – Ajakan boikot produk Prancis sedang menggema di berbagai negara dengan banyak penduduk muslim, termasuk Indonesia. Di antara produk – produk 'Negeri Menara Eiffel' di negeri ini terdapat dua merek mobil, Peugeot dan Renault.Sekadar mengingatkan, Prancis sejak awal Oktober 2020 sedang mendapat sorotan tajam dan wacana boikot dari umat Islam dunia. Sebabnya adalah pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang dianggap menghina agama tersebut, ketika menanggapi aksi teror terhadap pembunuhan beberapa warga Prancis yang tetap kukuh menggambar dan mempertunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW.Macron telah mengklarifikasi dengan menyatakan tak bermaksud mendiskreditkan Islam. Di sisi lain, ia tetap bertekad membela kebebasan warganya berkata, berekspresi, dan menggambar.Jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ada dua merek mobil Prancis yang saat ini menjajal pasar otomotif nasional. Keduanya ialah Peugeot dan Renault yang baru mencoba bangkit lagi setelah cukup lama tak ada pergerakan model baru di pasar.Peugeot mulai kembali meluncurkan mobil baru dan merekonstruksi ulang lini produk sejak 2018. SUV Peugeot 3008 dan 5008 menjadi senjata mereka untuk sekarang.Renault, di sisi lain, melakukannya mulai 2019. MPV murah Triber mereka bawa, sementara pilihan tipe bagi city car murah Kwid diperbarui. Ada pula SUV Koleos dengan harga relatif tinggi.Penjualan mereka berdua belum seujung kuku pasar otomotif Nusantara. Data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) Gaikindo Januari – September 2020 menunjukkan Peugeout membukukan 172 unit (naik 120 persen year on year), sedangkan Renault 170 unit (naik 18,1 persen) di saat pasar otomotif berbobot 372.046 unit (drop 50,9 persen).Pasar beserta hampir seluruh pemain di dalamnya sendiri sedang mengalami performa negatif karena pandemi virus Corona (Covid-19). Bahkan, target penjualan mobil 600 ribu unit—hasil revisi sebelumnya yang 1,050 juta unit—di Indonesia diprediksi tak tercapai.Davy J. Tuilan, Chief Operating Officer PT. Maxindo Renault Indonesia (MRI), tak mau berkomentar banyak soal isu ajakan boikot tersebut. Ia hanya mengatakan Renault merek yang tergabung dalam aliansi strategis otomotif global, sedangkan MRI bersama seluruh dealernya adalah Perusahaan Modal Dalam Negeri (PMDN).Seluruh karyawan mereka warga negara Indonesia yang disebut menjunjung tinggi nilai – nilai Pancasila. Sayang, Davy mengakui tidak mempelajari dampak ajakan boikot ke penjualan di sisa tahun ini.“Kami di MRI tidak melakukan analisa penjualan terkait boikot produk Prancis,” ucapnya via pesan singkat pada Kamis (5/11/2020).Rokky Irvayandi selaku Chief Executive PT. Astra International – Peugeot Sales Operation, di sisi lain, tidak merespons telepon maupun pesan singkat Mobil123.com hingga berita ini dinaikkan. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait boikot produk Prancis Emmanuel Macron Mobil Prancis Peugeot merek mobil Prancis Renault
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...