Honda Tinggalkan F1 pada Akhir Musim 2021

Berita Otomotif

Honda Tinggalkan F1 pada Akhir Musim 2021

TOKYO  – Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk menghentikan partisipasinya sebagai supplier mesin Formula One (F1) World Championship.

Berhentinya mereka sebagai supplier akan resmi dilakukan pada akhir musim balap 2021. Sebelum itu terjadi, Honda tetap akan maksimal dalam mensuply mesin kendaraan ke tim-tim F1 yang saat ini didukung oleh mesin mereka.

“Pada 2015, Honda kembali hadir di F1 dengan tujuan untuk menang dengan menggunakan teknologi kami. Kami juga bekerjasama dengan tim-tim terbaik seperti AlphaTauri sejak 2018 dan Red Bull Racing sejak 2019. Bahkan AlphaTauri Honda berhasil mengklaim kemenangan pertamanya di Italian Grand Prix bulan lalu,” terang Takahiro Hachigo/President, Representative Director and CEO of Honda Motor Co., Ltd.

Namun, Honda melihat bahwa saat ini industri otomotif tengah berada di periode transformasi besar-besaran. Bahkan, perusahaan asal Jepang tersebut tengah berupaya untuk menciptakan kendaraan nol emisi di 2050. Dan ini akan menjadi prioritas mereka di masa depan.

Honda
Untuk mencapainya, Honda harus menyalurkan sumber daya perusahaannya dalam penelitian dan pengembangan ke teknologi masa depan. Ini termasuk teknologi Fuel Cell Vehicle dan mobil listrik yang akan menjadi inti dari pengembangan tersebut.

Pada bulan April lalu, Honda telah menciptakan pusat penelitian baru yang disebut dengan Innovative Research Excellence, Power Unit & Energy. Di sini, semua management energi, teknologi bahan bakar serta pengetahuan yang terkumpul melalui aktivitas F1 akan dikerahkan dan difokuskan untuk merealisasi cita-cita mereka. Untuk itulahm Honda memutuskan untuk menghentikan partisipasinya di F1.

“Kami melihat industri otomotuf mengalami periode transformasi besar dalam seratus tahun terakhir. Saat ini, Honda memutuskan untuk mempercepat pengembangan tersebut. Kami berharap pada 2030, 2/3 daro penjualan mobil Honda adalah kendaraan listrik. Dan ini akan menjadi titik penting untuk mencapai tujuan kami di 2050,” tambahnya.

Kembalinya Honda ke F1 pada 2015 sebenarnya tidak berjalan dengan cukup mulus. Ketika itu, Honda bekerjasama dengan McLaren dan gagal meraih kemenangan. Namun kondisi tersebut berangsur membaik dan bahkan tim yang menggunakan mesin dari Honda berhasil meraih podium tertinggi. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar