Buruh GM Korea Rusak Ruang Kerja CEO Karena Tak Dapat Bonus

Berita Otomotif

Buruh GM Korea Rusak Ruang Kerja CEO Karena Tak Dapat Bonus

INCHEON – Ketegangan antara General Motors (GM) Korea Selatan dengan serikat pekerja mereka semakin menjadi-jadi. Perusakan ruang kerja Chief Executive Officer (CEO) Kaher Kazem karena dihilangkannya bonus tahunan menjadi insiden terbaru di antara kedua pihak.

Segerombolan karyawan GM di ‘Negeri Ginseng’, seperti diwartakan Bloomberg, menyerbu ruang kerja Kazem pekan lalu di Incheon,  Korea Selatan pada Kamis (5/4/2018) pekan lalu. Sebuah video CCTV yang diunggah di Youtube memperlihatkan mereka menendangi kursi serta melemparkannya. Selain itu, mereka juga membalikkan lemari dan memindahkan meja.

Menurut juru bicara GM Korea Selatan, serikat pekerja itu memprotes kebijakan perusahaan yang tidak memberikan bonus tahun ini. Mereka pun menuntut Kazem mengundurkan diri dari jabatannya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada perwakilan serikat pekerja yang bisa memberikan komentar. GM Korea Selatan sendiri mengatakan aksi tersebut sebagai sebuah tindak kekerasan yang menimbulkan properti kantor.

Pabrikan asal Amerika Serikat (AS) ini menjelaskan telah melaporkan aksi ini ke kepolisian. Mereka menegaskan bakal mengambil langkah hukum terhadap para perusak.

GM Korea Selatan kini memang mengalami kerugian selama bertahun-tahun. Hal ini berujung pada hubungan buruk dengan karyawan-karyawan mereka.

Pabrikan terbesar di AS itu pada Februari mengumumkan rencana menutup pabrik mereka di Gunsan pada Mei mendatang karena utilisasinya hanya 20 persen dari kapasitas produksi maksimal selama tiga tahun terakhir. Kini mereka masih terus melakukan negosiasi pesangon yang berlangsung alot dengan para buruh. Nasib tiga pabrik GM lain di negara ini juga sedang distudi dan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Di tengah rencana restrukturisasi yang dilancarkan GM Korea Selatan, sebanyak sekitar 2.600 karyawan mengikuti program pensiun dini yang digelar. Korporasi otomotif ini pun menawarkan rencana investasi 2,8 miliar dollar AS atau Rp 38,52 triliun dengan beberapa ‘syarat’.

Mereka menawarkan Korea Development Bank ikut berinvestasi di perusahaan agar GM bisa mewujudkan rencana itu di sana. Mereka juga mengharap sokongan finansial maupun insentif pajak. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual