Badai Masih Berlanjut, General Motors Tutup Pabrik di Korea Tahun Ini

Berita Otomotif

Badai Masih Berlanjut, General Motors Tutup Pabrik di Korea Tahun Ini

SEOUL – General Motors (GM) kembali mengumumkan akan menutup pabrik. Kali ini GM Korea akan menghentikan produksi dan menutup pabriknya di Gunsan, Korea Selatan, pada akhir Mei 2018.

Penutupan ini karena utilisasi pabrik Gunsan hanya 20% dari total kapasitas sejak tiga tahun terakhir. Dampak dari penurunan tersebut menyebabkan Perusahaan rugi secara signifikan dalam beberapa tahun bekangan.

"Ini adalah langkah awal yang penting namun sulit dalam upaya kami untuk merestrukturisasi operasi kami di Korea Selatan. Kami menyadari kontribusi dan dukungan karyawan kami, masyarakat Gunsan dan Jeonbuk yang lebih luas dan pemimpin pemerintah, terutama melalui masa-masa sulit belakangan ini," kata Kaher Kazem, Presiden dan CEO GM Korea.

"Namun kami berkomitmen untuk mendukung semua karyawan kami yang terkena dampak melalui transisi ini."

Dalam beberapa tahun terakhir GM dilanda kinerja buruk dan mereka telah berupaya menanganinya dengan agresif. Saat ini pabrikan asal Amerika Serikat ini sedang fokus menemukan solusi bagi bisnisnya di Korea Selatan.

GM Korea telah mengusulkan kepada para pemangku kepentingan utamanya (serikat pekerja, Pemerintah Korea Selatan dan pemegang saham utama GM Korea)  sebuah rencana konkret untuk tetap beroperasi di sana dan mengubah bisnis yang memerlukan dukungan penuh dari semua pihak. Proposal tersebut mencakup investasi signifikan yang berkaitan dengan produk di Korea Selatan dan akan mempertahankan ribuan pekerjaan.

Dengan keputusan ini GM harus membayar 850 juta dollar, di mana salah satunya untuk membayar pesangon kepada para karyawan yang terkena PHK (375 juta dollar).

GM Korea berdiri pada 2002 dan telah memproduksi sekitar 10 juta kendaraan. Perusahaan yang bermarkas di Icheon ini telah menyerap 200 ribu pekerja secara langsung dan tidak-langsung.

Pada 2017, GM Korea menjual 132,377 kendaraan di Korea Selatan dan mengekspor lebih dari 392 ribu kendaraan ke 120 negara di dunia. [Idr]



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Senang menulis mobil dan sepedamotor dari sisi kendaraan itu sendiri hingga perkembangan teknologi. Dia sendiri paling menyukai jika disodorkan SUV untuk dibawa ke mana dia suka, tentu saja medan offroad.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual