Waktu Terbaik untuk Berkendara saat Puasa

Panduan Pembeli

Waktu Terbaik untuk Berkendara saat Puasa

JAKARTA – Pemilihan waktu mengemudi ternyata sangat penting khususnya saat berpuasa.

Pemilihan waktu dianggap menjadi salah satu solusi tepat agar berkendara tetap fokus dan aman. Hal tersebut disampaikan oleh Sony Susmana, Direktur Defensive Consultant Indonesia pada Mobil123.com.

“Waktu paling aman untuk mengemudi saat berpuasa, khususnya saat perjalanan jauh adalah setelah sahur. Dan paling lama berkendaraan adalah hingga pukul 11 siang dan kemudian beristirahat hingga pukul tiga,” ungkapnya.

Itu artinya, pengemudi mulai berkendara sekitar pukul lima atau enam pagi, kemudian istirahat sekitar empat jam dan baru memulai perjalanan lagi. Dengan demikian maka kondisi badan diharapkan bisa tetap optimal meski sedang berpuasa.

“Selain itu, jangan ragu untuk keluar dari mobil saat beristirahat. Karena bagaimana pun, tubuh butuh udara segar dan perlu pereganan agar aliran darah menjadi lebih lancar sehingga pengemudi dapat merasa lebih segar,” tambahnya.

Untuk makanan yang dikonsumsi saat sahur, Ia mengingatkan agar tidak terlalu banyak karbohidrat. Hal ini karena meski karbohidrat dapat memberikan tenaga namun juga membuat mata lebih cepat mengantuk.

“Jangan lupa juga untuk tetap mengonsumsi buah-buahan seperti apel. Buah-buahan mengandung air sehingga bisa memenuhu kebutuhan air di dalam tubuh,” tutup Sony. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar