VW Berencana Susul Hyundai Bikin Pabrik di Indonesia

Berita Otomotif

VW Berencana Susul Hyundai Bikin Pabrik di Indonesia

JAKARTA – Volkswagen (VW) dikabarkan juga berniat membangun pabrik di Indonesia, sama seperti Hyundai.

Potensi pasar otomotif Indonesia di masa depan tampaknya memang amat menggiurkan. Pabrikan-pabrikan yang terungkap berencana membuat pabrik di negeri ini makin banyak.

“VW baru berencana bikin pabrik di sini. Tapi sepertinya masih rada jauh (rencana pembangunannya),” beber Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Kamis (11/10/2018) di Serpong, Tangerang.

Nangoi diwawancara usai menghadiri seremoni dua dealer Mercedes-Benz di Gandaria, Jakarta Selatan serta Serpong. Mercedes-Benz sendiri sudah bukan lagi anggota Gaikindo sejak awal 2018 karena kembali menolak memberikan data penjualan mereka atas instruksi kantor pusat di Frankfurt, Jerman.

Lebih lanjut, Mobil123.com sebelumnya memberitakan bahwa Hyundai sudah terang-terangan membuka rencana membuat basis produksi di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan, mereka telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) investasi pabrik ketika Presiden Joko Widodo berkunjung ke Korea Selatan dan bertemu empat pemimpin perusahaan besar asal ‘Negeri Ginseng’.

Pabrik Hyundai ini kelak memproduksi mobil-mobil Rp 100 juta-an. Selain itu, pabrik mengekspor pula ke luar negeri.

Menurut Nangoi, Hyundai sudah pasti membuat pabrik di Tanah Air. Hanya saja, ia belum menyebut nilai investasinya.

“Kapasitas produksinya 120 ribu per tahun. Untuk (merakit) seluruh produk di Indonesia. Untuk mobil-mobil penumpang (berkapasitas mesin) kecil,” ungkapnya lagi.

Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gaikindo, menegaskan potensi pasar mobil nasional memang besar. Potensi ini belum tergali dengan maksimal.

“Dari 1.000 orang di republik ini, hanya ada 87 mobil. Kalau naik satu saja, kalau misalnya jadi 88 mobil, berarti ada 260 ribu tambahan penjualan karena rakyat kita 260 juta. Dari penjualan kita yang sekarang 1,1 juta unit kemudian loncat ke 1,360 juta. Malaysia 450 mobil per 1.000 orang. Thailand 230-an mobil per 1.000 orang kalau tidak salah,” kata Jongkie. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support