Hyundai Finalisasi Rencana Bikin Pabrik Baru di Indonesia

Berita Otomotif

Hyundai Finalisasi Rencana Bikin Pabrik Baru di Indonesia

JAKARTA – Hyundai terus mendalami rencana membangun pabrik baru di Indonesia, bahkan sudah beberapa kali bertemu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Presiden Direktur PT. Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno menjelaskan perwakilan Hyundai Motor Company (HMC) dari Korea Selatan telah bertemu dengan Airlangga. Pertemuan kedua pihak berlangsung sebanyak dua kali pada tahun lalu.

“Mereka memang statusnya sekarang ini masih finalisasikan rencana itu,” kata Mukiat menjawab pertanyaan Mobil123.com, ketika ditemui di sela-sela Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

Sebagai informasi, niat Hyundai membangun pabrik sekaligus basis produksi di Asia Tenggara ini pertama kali diketahui Januari kemarin melalui pernyataan eksekutif HMC. Ada dua negara yang menjadi kandidat yakni Indonesia serta Vietnam.

Langkah itu ingin dijalankan antara lain untuk mengalihkan fokus pasar dari Cina ke Asia Tenggara. Ini karena hubungan diplomatik Korsel dengan Cina memburuk sejak 2016, dipicu keputusan Korsel mengizinkan Amerika Serikat memasang sistem pertahanan anti-rudal THAAD. Hal tersebut kemudian berdampak pada turunnya penjualan Hyundai.

Saat ini, Hyundai sudah memiliki satu pabrik di Pondok Ungu, Bekasi. Fasilitas tersebut digunakan untuk merakit H-1 untuk pasar domestik dan diekspor ke sekitar Asia Tenggara dalam jumlah kecil, kisaran 300 unit per bulan pada 2017.

Mukiat sendiri belum dapat membeberkan detail perkembangan rencana pabrik Hyundai di Indonesia. Ia juga menolak memberitahu berapa besar kemungkinan Hyundai lebih memilih Indonesia dibandingkan Vietnam.

“Kebetulan, Presiden Joko Widodo ada rencana ke Korea Selatan juga, kan. Kami mengharap setelah dari sana ada kabar lebih baik lagi. Tentunya kami pun dari HMI selalu menginfokan kepada HMC bahwa untuk pasar Asia Tenggara yang pasar otomotifnya bepotensi tumbuh jauh lebih besar, ya, Indonesia. Rasio kepemilikan mobil kita baru 79 unit kendaraan per 1.000 orang. Populasi kita 260 juta manusia,” papar Mukiat.

Andaikan rencana membangun pabrik di Indonesia nantinya benar-benar terealisasi, Mukiat mengatakan bakal lebih banyak lagi model dirakit secara lokal. Peluang ekspor dengan volume besar pun terbuka lebar.

“Andai terealisasi, produk-produk yang tersedia bisa jauh lebih banyak. Kemungkinan kita melakukan produksi untuk model selain H-1 akan jauh lebih besar,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual