Mobil Murah Hyundai Rp 100 Juta-an di Depan Mata

Berita Otomotif

Mobil Murah Hyundai Rp 100 Juta-an di Depan Mata

SEOUL – Hyundai Motor Company (HMC) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU/nota kesepahaman) investasi pabrik di Indonesia, sehingga realisasi rencana memasarkan mobil Rp 100 juta-an yang dirakit secara lokal semakin dekat.

MoU tersebut, menurut keterangan resmi Kementerian Perindustrian, ditandatangani dalam kunjungan Presiden Joko Widodo dan menteri-menterinya ke Seoul, Korea Selatan, baru-baru ini. Di sana, Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, bertemu dengan empat pelaku industri dari ‘Negeri Ginseng’ yaitu Lee Jae-Hyun - Chairman Cheil Jedang (CJ), Hwang Kag-gyu - Chairman Lotte Group, Oh-Joon Kwon - Chief Executive Officer Posco dan Chung Ei-Sun - Vice Chairman Hyundai Group.

“Untuk Hyundai, mereka sudah menandatangani MoU mengenai rencana investasinya,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, yang turut serta dalam delegasi Indonesia di Korea Selatan.

Rencana Hyundai membangun pabrik baru di Asia Tenggara terungkap pada awal tahun ini, dengan Indonesia dan Vietnam sebagai kandidatnya. Pabrik ini akan dijadikan basis produksi mereka.

Ketika diwawancarai April kemarin, Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT. Hyundai Mobil Indonesia (HMI), mengungkapkan bahwa HMC sudah dalam tahap finalisasi investasi pabrik baru di Tanah Air. Mukiat juga membeberkan bahwa pihaknya memiliki rencana bermain di segmen mobil Rp 100 juta-an dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Namun, syaratnya adalah mobil ini mesti diproduksi di di dalam negeri. Mobil Rp 100 juta-an itu, jika memungkinkan, bakal ada di segmen LCGC.

Industri Otomotif Digeber
Airlangga menjelaskan bahwa industri otomotif dan kimia merupakan sektor yang sedang dipacu pengembangannya oleh pemerintah, sesuai impelementasi Making Indonesia 4.0. Ditargetkan, Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terkuat di dunia pada 2030.

Pemerintah pun berusaha menciptakan iklim bisnis kondusif. Kemudahan perizinan usaha juga terus ditingkatkan. Diharapkan penguatan kemitraan pengusaha RI-Korea Selatan, mendukung pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Korea Selatan sendiri masuk dalam tiga besar negara dengan investasi terbanyak di Indonesia, khususnya di sektor industri dasar semisal baja serta petrokimia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual