Vinales Nyaris Pensiun Dini di MotoGP Styria 2020

Berita Otomotif

Vinales Nyaris Pensiun Dini di MotoGP Styria 2020

SPIELBERG – Maverick Vinales mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya di MotoGP Styria 2020.

Seperti diketahui MotoGP Styria 2020 melahirkan juara baru yakni Miguel Oliveira. Pembalap KTM Tech3 tersebut membubuhkan buku rekor atas namanya sendiri, tim hingga negaranya. Namun di balik kemenangannya, terdapat insiden yang cukup mengerikan sehingga sedikit banyak mengubah jalannya lomba.

Para penunggang Yamaha masih mengalami masalah yang belum tersolusikan sejak balapan pekan lalu di sirkuit Red Bull Ring. Fabio Quartararo dan Vinales yang pada dua seri sebelumnya mempertontonkan aksi mengagumkan. Kali ini tidak berdaya meladeni para kompetitornya karena Yamaha YZR-M1 mereka masih berkutat dengan masalah.

Rem menjadi salah satu masalah yang dialami oleh para rider Yamaha. Mereka mengeluhkan tidak adanya fungsi pengereman yang baik pada motornya. Rossi menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang berhasil masuk 10 besar, namun tetap tidak bisa bersaing di barisan terdepan.
Vinales Nyaris Pensiun Dini di MotoGP Styria 2020
Vinales menyebutkan bahwa dirinya telah merasakan masalah pengereman sejak awal lomba. Namun Ia terus mencoba meskipun posisinya harus tercecer ke belakang. Hingga puncaknya terjadi pada lap 17 dan remnya blong yang membuatnya harus meloncat dari motor, untuk terhindar dari masalah lebih parah.

“Saya memulai balapan dengan kehilangan tekanan rem depan. Saya sudah mencoba dan terus mencoba. Saya juga melebar 1 kali dan mulai berkata dalam diri bahwa balapan kali ini akan sangat berat,” ucap Vinales seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Butuh waktu cukup lama untuk Vinales memulihkan kondisi remnya. Namun saat sudah mulai pulih, pembalap asal Spanyol tersebut mengatakan terdapat ledakan pada motornya. Hal inilah yang membuatnya mengambil keputusan untuk loncat dari motor.
Vinales Nyaris Pensiun Dini

“Saya memulai tiga lap awal dengan cukup lambat, bahkan dengan kondisi tanpa rem, saya disalip oleh Valentino dan Fabio. Ketika mulai membaik dan bisa mendekati Valentino juga Fabio, saat memasuki tikungan pertama, remnya meledak. Itulah yanag membuat saya memutuskan untuk melompat,” jelasnya kemudian.

Vinales melompat dari motor yang tengah melaju di kecepatan 200 km/jam. Pengguna nomor 12 tersebut terseret kencang sementara motornya melaju mulus dan menabrak pembatas hingga terbakar. Balapan sendiri dihentikan atas insiden ini sekaligus mengubah daftar pemenang. Pihak Yamaha mesti bebenah dengan adanya peristiwa yang mengancam nyawa para pembalapnya mengingat rem merupakan perangkat yang sangat penting. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar