Uber Operasikan Taksi Terbang Mulai 2023

Berita Otomotif

Uber Operasikan Taksi Terbang Mulai 2023

CALIFORNIA - Uber dalam beberapa tahun ke depan tak hanya ‘bermain’ di darat, tapi juga udara.

Uber, menurut Carscoops pada akhir pekan lalu, bakal mengoperasikan taksi terbang dalam waktu tak lama lagi. Layanan bernama ‘Uber Air’ ini rencananya diluncurkan mulai 2023, atau hanya empat tahun dari sekarang.

Tapi jangan terlalu berkhayal dulu karena taksi terbang Uber belum menggunakan mobil terbang. Perusahaan taksi online asal Amerika Serikat ini nantinya menggunakan armada pesawat terbang kecil dengan kemampuan Vertical Takeoff and Landing (VTOL) yang bertenaga listrik.

Uber Air kelak ditangani oleh divisi Uber Elevate. Perusahaan yang berpusat di California ini akan membangun situs-situs pendaratan bernama Skyports di berbagai lokasi yang akan menjadi semacam terminal tempat hilir-mudik armada taksi terbang.

Uber Air diyakini bisa membuat waktu tempuh dari satu titik ke titik lain menjadi jauh lebih cepat. Akan tetapi, belum disebutkan perkiraan tarifnya kelak.

Uber sampai detik ini belum memperlihatkan prototipe pesawat VTOL listrik yang bakal digunakan. Mereka hanya menjelaskan sedang bekerja sama dengan berbagai perusahaan aviasi untuk mengembangkan moda transportasi tersebut.

Pesaing Lyft di ‘Negeri Paman Sam’ itu pun berkolaborasi dengan NASA mengembangkan sistem manajemen layanan. Di awal kehadirannya, taksi terbang akan dikendalikan oleh pilot manusia, akan tetapi tujuan pamungkasnya adalah membuatnya bekerja secara otonom.

Uber Air kelak terlebih dahulu hadir di kota-kota di AS seperti Dallas maupun Los Angeles. Negara luar AS pertama yang rencananya disambangi adalah Australia.

Menurut penjelasan resmi, perjalanan dari Melbourne ke bandara internasional utama di sana hanya membutuhkan waktu 10 menit. Ini jauh lebih cepat ketimbang menggunakan transportasi darat yang memakan waktu satu jam di jam-jam padat.

“Teknologi dari Uber sedang mengubah cara masyarakat bergerak di sekitar kota mereka,” ucap Susan Anderson, Head of Uber Australia and North Asia yang kemudian menjelaskan misi untuk terus mengurangi kebutuhan untuk memiliki kendaraan pribadi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar