Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Toyota: Avanza Lambat Berubah Karena Penerimaan Pasar Masih Baik Toyota: Avanza Lambat Berubah Karena Penerimaan Pasar Masih Baik Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 17 January 2019 08:00 JAKARTA – Toyota mengklaim respons baik pasar terhadap Avanza selama lebih dari 15 tahun membuat pengembangannya berjalan lambat.Siklus model Avanza memang lebih lama dari model-model lain yang rata-rata melakukan full model change tiap lima sampai tujuh tahun. Dengan persaingan yang sangat ketat, siklus tersebut malah bisa semakin cepat.Avanza sendiri pertama kali hadir pada akhir 2003 sebagai produk hasil kolaborasi Toyota – Daihatsu dan mempelopori segmen low multi purpose vehicle (LMPV). Generasi kedua dari ‘saudara kembar’ Daihatsu Xenia ini, berdasarkan penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber, kemudian diluncurkan pada 2011. Artikel terkait Avanza Facelift Tak Punya Cruise Control Seperti Xpander, Ini Alasan Toyota Berita Otomotif 18 January 2019 Persaingan Keras, Target Penjualan New Toyota Avanza 2019 Tak Muluk Berita Otomotif 07 January 2019 Toyota Bantah Avanza Facelift Contek Desain Mitsubishi Xpander Berita Otomotif 16 January 2019 Generasi keduanya tersebut dipertahankan dan terus-menerus hanya diberikan minor change, major change, atau facelift. Padahal, pemain di segmen LMPV terus bertambah dan persaingan makin ketat, khususnya ketika Mitsubishi Xpander plus Wuling Confero mengaspal mulai Agustus 2017.Mitsubishi Xpander bahkan sempat mengambil alih status Avanza sebagai LMPV sekaligus mobil terlaris di Indonesia selama Januari - September 2018. Pada 15 Januari 2019, Toyota lagi-lagi hanya meluncurkan versi facelift untuk Avanza generasi kedua, namun dengan tampilan fascia depan cukup berubah yang dianggap sebagian warganet mirip Xpander.Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), mengakui pengembangan Avanza terbilang sangat lama. Ia menjelaskan banyak pertimbangan dalam melakukan pengembangan produk.Ia menerangkan pengembangan produk tak sekadar berbicara soal desain maupun teknis. Banyak aspek lain yang perlu diperhitungkan seperti produksi maupun kebutuhan konsumen.“Berdasarkan studi kami beberapa tahun lalu, sepertinya DNA produk Avanza memang masih diterima oleh pasar. Tapi, memang dibutuhkan suatu penyegaran styling, fitur, dan sebagainya yang ditambahkan di atas platform serta DNA yang sudah ada. Jadi itu yang kami bicarakan beberapa tahun lalu sebelum memutuskan soal Avanza terbaru ini,” ucapnya ketika diwawancarai usai acara peluncuran Avanza facelift.Kazutoshi Sakamoto, Executive Chief Engineer Avanza facelift, menjelaskan DNA Avanza tersebut adalah sistem penggerak roda belakang serta ground clearance tinggi. Tidak dijelaskan berapa lama pengembangan Avanza versi 2019. Tapi, prosesnya kemungkinan besar sama dengan pengembangan Xenia facelift yang memakan waktu 1,5 tahun mengingat dua produk ini dikembangkan bersama-sama.Avanza secara total terjual lebih dari 1,7 juta unit selama 15 tahun. Namun, pada 2018, penjualannya turun dari 116 ribu unit menjadi 82 ribu unit karena kompetisi. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Avanza facelift 2019 Toyota Avanza New Toyota Avanza 2019 Toyota Avanza facelift 2019 avanza New Avanza 2019 Toyota Avanza facelift Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Toyota: Avanza Lambat Berubah Karena Penerimaan Pasar Masih Baik Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 17 January 2019 08:00 JAKARTA – Toyota mengklaim respons baik pasar terhadap Avanza selama lebih dari 15 tahun membuat pengembangannya berjalan lambat.Siklus model Avanza memang lebih lama dari model-model lain yang rata-rata melakukan full model change tiap lima sampai tujuh tahun. Dengan persaingan yang sangat ketat, siklus tersebut malah bisa semakin cepat.Avanza sendiri pertama kali hadir pada akhir 2003 sebagai produk hasil kolaborasi Toyota – Daihatsu dan mempelopori segmen low multi purpose vehicle (LMPV). Generasi kedua dari ‘saudara kembar’ Daihatsu Xenia ini, berdasarkan penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber, kemudian diluncurkan pada 2011. Artikel terkait Avanza Facelift Tak Punya Cruise Control Seperti Xpander, Ini Alasan Toyota Berita Otomotif 18 January 2019 Persaingan Keras, Target Penjualan New Toyota Avanza 2019 Tak Muluk Berita Otomotif 07 January 2019 Toyota Bantah Avanza Facelift Contek Desain Mitsubishi Xpander Berita Otomotif 16 January 2019 Generasi keduanya tersebut dipertahankan dan terus-menerus hanya diberikan minor change, major change, atau facelift. Padahal, pemain di segmen LMPV terus bertambah dan persaingan makin ketat, khususnya ketika Mitsubishi Xpander plus Wuling Confero mengaspal mulai Agustus 2017.Mitsubishi Xpander bahkan sempat mengambil alih status Avanza sebagai LMPV sekaligus mobil terlaris di Indonesia selama Januari - September 2018. Pada 15 Januari 2019, Toyota lagi-lagi hanya meluncurkan versi facelift untuk Avanza generasi kedua, namun dengan tampilan fascia depan cukup berubah yang dianggap sebagian warganet mirip Xpander.Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), mengakui pengembangan Avanza terbilang sangat lama. Ia menjelaskan banyak pertimbangan dalam melakukan pengembangan produk.Ia menerangkan pengembangan produk tak sekadar berbicara soal desain maupun teknis. Banyak aspek lain yang perlu diperhitungkan seperti produksi maupun kebutuhan konsumen.“Berdasarkan studi kami beberapa tahun lalu, sepertinya DNA produk Avanza memang masih diterima oleh pasar. Tapi, memang dibutuhkan suatu penyegaran styling, fitur, dan sebagainya yang ditambahkan di atas platform serta DNA yang sudah ada. Jadi itu yang kami bicarakan beberapa tahun lalu sebelum memutuskan soal Avanza terbaru ini,” ucapnya ketika diwawancarai usai acara peluncuran Avanza facelift.Kazutoshi Sakamoto, Executive Chief Engineer Avanza facelift, menjelaskan DNA Avanza tersebut adalah sistem penggerak roda belakang serta ground clearance tinggi. Tidak dijelaskan berapa lama pengembangan Avanza versi 2019. Tapi, prosesnya kemungkinan besar sama dengan pengembangan Xenia facelift yang memakan waktu 1,5 tahun mengingat dua produk ini dikembangkan bersama-sama.Avanza secara total terjual lebih dari 1,7 juta unit selama 15 tahun. Namun, pada 2018, penjualannya turun dari 116 ribu unit menjadi 82 ribu unit karena kompetisi. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Avanza facelift 2019 Toyota Avanza New Toyota Avanza 2019 Toyota Avanza facelift 2019 avanza New Avanza 2019 Toyota Avanza facelift
Avanza Facelift Tak Punya Cruise Control Seperti Xpander, Ini Alasan Toyota Berita Otomotif 18 January 2019
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...