Tesla Sudah Kasih Proposal Investasi ke Luhut, Siap Bertemu Pekan Depan

Berita Otomotif

Tesla Sudah Kasih Proposal Investasi ke Luhut, Siap Bertemu Pekan Depan

JAKARTA – Tesla ternyata sudah memberikan proposal investasi mereka di Indonesia kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pekan depan, kedua pihak dijadwalkan bertemu untuk mendiskusikannya.

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto membeberkan bahwa proposal investasi dari Tesla sudah diterima oleh kementerian tersebut pada Kamis (4/2/2021) pagi. Sekarang, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi sedang mempelajarinya.

“Pekan depan kami akan bertemu dengan mereka (Tesla) untuk mendapatkan penjelasan resmi secara langsung dari mereka terkait proposal yang mereka ajukan,” ucap Seto dalam konferensi pers vitual pada Jumat (5/2/2021) yang disiarkan di akun YouTube kementerian.

Tesla Model 3
Sekadar mengingatkan, sejak akhir 2021 Luhut sudah mengungkapkan niat Tesla untuk berinvestasi membangun pabrik baterai mobil listrik di Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. Awalnya, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Elon Musk itu ingin datang ke Indonesia pada Januari, tapi rencana akhirnya mundur.

Seto tidak menjelaskan apakah pertemuan dengan Tesla pekan depan akan dilakukan secara virtual atau melalui tatap muka langsung. Sekadar mengingatkan, sejak Januari hingga 8 Februari 2021 pemerintah Indonesia menerapkan larangan warga negara asing masuk ke Indonesia demi mencegah penyebarluasan penularan virus Corona hasil mutasi.

Tidak diterangkan pula apakah Elon Musk, konglomerat eksentrik yang kini menjadi orang terkaya di dunia, bakal berdiskusi secara langsung dengan Luhut beserta jajarannya.

Elon Musk, CEO dan Founder Tesla sekaligus Orang Terkaya di Dunia
Isi proposal investasi Tesla sayangnya belum bisa dipublikasikan secara oleh kementerian. Menurut Seto, isinya sangat sensitif bagi Tesla.

“Satu, mungkin ini karena mereka adalah perusahaan publik yang sangat strict (ketat) sekali terhadap hal – hal seperti ini kalau saya lihat. Kedua, memang kalau saya bisa sampaikan sedikit, proposal yang mereka berikan ini agak berbeda dengan yang diberikan dan diminta oleh CATL dan juga LG Chemical,” papar Seto menyinggung dua produsen baterai mobil listrik besar dunia asal China serta Korea Selatan yang sudah berkomitmen investasi di Tanah Air itu.

Perbedaan bisa terjadi antara lain karena basis teknologi baterai yang Tesla gunakan agak berbeda daripada CATL maupun LG Chemical. Ini pula yang membuat pemerintah amat antusias.

“Kalau kita ada investasi dari CATL dan LG Chemical yang memang produsen baterai dengan teknologi sangat baik lalu ditambah dengan Tesla, saya pikir nantinya kita sebagai anak bangsa bisa banyak belajar nanti dari sini. Ini karena satu yang kami minta dari mereka adalah transfer teknologi,” pungkas Seto. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar