Bos Tesla Elon Musk Janji Kasih Hadiah Rp 1,4 Triliun, Ini Syaratnya

Berita Otomotif

Bos Tesla Elon Musk Janji Kasih Hadiah Rp 1,4 Triliun, Ini Syaratnya

CALIFORNIA – Chief Executive Officer Tesla Elon Musk menyiapkan hadiah USD100 juta (Rp 1,4 triliun, USD1 = Rp 14.081,05) kepada penemu teknologi ramah lingkungan yang ia inginkan.

Musk, menurut laporan situs CNBC.com, berjanji mendonasikan uang tersebut kepada siapa pun yang dapat menciptakan inovasi teknologi penangkap karbon dioksida. Hal ini ia ungkap melalui akun Twitternya yaitu @elonmusk pada Kamis pekan lalu waktu setempat.

“Saya akan menyumbang USD100 juta (Rp 1,4 triliun) sebagai hadiah bagi teknologi penangkap karbon terbaik,” tulis orang terkaya di dunia itu kepada 42,7 juta pengikutnya di Twitter.

CEO dan Pendiri Tesla Elon Musk
Penangkap karbon sendiri merupakan proses ‘memerangkap’ emisi karbon dioksida, baik langsung dari udara atau sebelum gas buang tersebut keluar dari pabrik atau pembangkit tenaga listrik. Di industri manufaktur atau pembangkit daya elektrik, ini sering dilakukan dengan melalui instalasi solvent filter pada cerobong pabrik.

Emisi karbon yang tertangkap sebelum lepas ke atmosfer kemudian dikirim atau disalurkan ke tempat khusus yang terisolasi, demi mengurangi efek gas rumah kaca. Kebanyakan, tempat penyimpanannya dibuat di bawah tanah.

Sebagian karbon yang tertangkap juga bisa dimanfaatkan membuat material lain seperti plastik.

Hadiah uang triliunan rupiah dari Musk, menurut sumber yang tak ingin disebutkan namanya, berhubungan pula dengan program dari institusi bernama Xprize Foundation. Organisasi non-profit ini kerap menggelar kompetisi yang mempromosikan serta mendukung inovasi-inovasi baru.

CEO dan Pendiri Tesla Elon Musk
CEO Carbon Clean Aniruddha Sharma, ketika dimintai tanggapan, mengaku senang melihat konglomerat dan pencipta perusahaan – perusahaan sukses seperti Musk ‘menaruh’ uang serta namanya untuk mendorong inovasi teknologi penangkap karbon. Apalagi, menurut temuan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pada 2018, teknologi penangkap dan penyimpanan karbon sangat vital untuk mengurangi perubahan iklim yang amat cepat di 100 tahun terakhir ini.

Musk memang mendirikan sederet korporasi kenamaan. Ia adalah otak di balik terciptanya PayPal, Tesla, SpaceX, maupun The BoringCompany.

Orang superkaya nan nyentrik ini sendiri pada 8 Januari 2021 sempat memberitahu via Twitter bagaimana antara lain ia akan menggunakan uangnya. Salah satunya adalah mendonasikannya untuk membuat perubahan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar