Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif China Siram Indonesia Rp 72 Triliun untuk Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik China Siram Indonesia Rp 72 Triliun untuk Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 21 November 2020 06:00 JAKARTA – Produsen baterai mobil listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Limited (CATL), dipastikan bakal menyiram Indonesia dengan investasi senilai lebih dari Rp 72 triliun.Bahlil Lahadahlia selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan CATL telah meneken kesepakatan investasi dengan pemerintah. Mereka siap menggelontorkan USD 5,1 miliar (Rp 72,35 triliun, USD 1 = Rp 14.187,40) untuk membangun pabrik baterai mobil listrik.Pembangunan pabrik dimulai tahun depan. Bulan pastinya belum disebutkan.“Pemancangan tiang perdananya dimulai pada 2021,” ucap Bahlil, seperti dikutip dari Paultan.CATL merupakan produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia. Mereka menyuplai untuk berbagai merek mobil global seperti Toyota, Tesla, Hyundai, Volkswagen, Honda, Mercedes-Benz, plus Volvo.Beberapa tahun lalu, CATL sudah membuat joint venture (perusahaan patungan) di Nusantara untuk memproses komponen – komponen yang diperlukan untuk membuat baterai mobil listrik. Joint venture tersebut berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan nilai investasi USD 700 juta (Rp 9,93 triliun).CATL bergandengan akrab dengan berbagai perusahaan demi kepentingan di Morowali. Ada, misalnya, GEM dan Tsinghan dari China maupun Henwa dari Jepang.Presiden Joko Widodo sendiri sudah melontarkan ambisi menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen baterai lithium terbesar di dunia untuk kendaraan listrik. Ekspor bijih nikel sudah dilarang dan pemerintah ingin membuat rantai suplai yang utuh di dalam negeri.Bukan CATL saja pemain mayor di industri mobil listrik yang tergiur berinvestasi di Indonesia. Di antaranya ada LG Chemical dari Korea Selatan dan yang terakhir adalah Tesla.Modal Indonesia adalah statusnya sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar sejagad, yang menjadi material penting bagi baterai mobil listrik. Di Tanah Air, terdapat 25 persen cadangan nikel dunia.Sejalan dengan ambisi itu, pemerintah juga memastikan adanya insentif fiskal maupun nonfiskal bagi mobil serta motor listrik. Insentif – insentif ini mulai berlaku pada Oktober mendatang.Diharapkan, 20 persen dari produksi lokal kendaraan dikontribusikan oleh yang bertenaga listrik, baik itu hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga listrik murni. Persentase tersebut diperkirakan sama dengan 400 ribu unit mobil listrik dan 2 juta unit motor listrik. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Contemporary Amperex Technology Limited (CATL) produsen baterai mobil listrik terbesar dunia LG Chemical baterai mobil listrik produsen baterai mobil listrik asal China CATL Mobil Listrik tesla Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
China Siram Indonesia Rp 72 Triliun untuk Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 21 November 2020 06:00 JAKARTA – Produsen baterai mobil listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Limited (CATL), dipastikan bakal menyiram Indonesia dengan investasi senilai lebih dari Rp 72 triliun.Bahlil Lahadahlia selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan CATL telah meneken kesepakatan investasi dengan pemerintah. Mereka siap menggelontorkan USD 5,1 miliar (Rp 72,35 triliun, USD 1 = Rp 14.187,40) untuk membangun pabrik baterai mobil listrik.Pembangunan pabrik dimulai tahun depan. Bulan pastinya belum disebutkan.“Pemancangan tiang perdananya dimulai pada 2021,” ucap Bahlil, seperti dikutip dari Paultan.CATL merupakan produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia. Mereka menyuplai untuk berbagai merek mobil global seperti Toyota, Tesla, Hyundai, Volkswagen, Honda, Mercedes-Benz, plus Volvo.Beberapa tahun lalu, CATL sudah membuat joint venture (perusahaan patungan) di Nusantara untuk memproses komponen – komponen yang diperlukan untuk membuat baterai mobil listrik. Joint venture tersebut berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan nilai investasi USD 700 juta (Rp 9,93 triliun).CATL bergandengan akrab dengan berbagai perusahaan demi kepentingan di Morowali. Ada, misalnya, GEM dan Tsinghan dari China maupun Henwa dari Jepang.Presiden Joko Widodo sendiri sudah melontarkan ambisi menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen baterai lithium terbesar di dunia untuk kendaraan listrik. Ekspor bijih nikel sudah dilarang dan pemerintah ingin membuat rantai suplai yang utuh di dalam negeri.Bukan CATL saja pemain mayor di industri mobil listrik yang tergiur berinvestasi di Indonesia. Di antaranya ada LG Chemical dari Korea Selatan dan yang terakhir adalah Tesla.Modal Indonesia adalah statusnya sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar sejagad, yang menjadi material penting bagi baterai mobil listrik. Di Tanah Air, terdapat 25 persen cadangan nikel dunia.Sejalan dengan ambisi itu, pemerintah juga memastikan adanya insentif fiskal maupun nonfiskal bagi mobil serta motor listrik. Insentif – insentif ini mulai berlaku pada Oktober mendatang.Diharapkan, 20 persen dari produksi lokal kendaraan dikontribusikan oleh yang bertenaga listrik, baik itu hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga listrik murni. Persentase tersebut diperkirakan sama dengan 400 ribu unit mobil listrik dan 2 juta unit motor listrik. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Contemporary Amperex Technology Limited (CATL) produsen baterai mobil listrik terbesar dunia LG Chemical baterai mobil listrik produsen baterai mobil listrik asal China CATL Mobil Listrik tesla
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...