Suzuki Pamer Murahnya Perawatan Ignis

Berita Otomotif

Suzuki Pamer Murahnya Perawatan Ignis

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan bahwa biaya perawatan Ignis adalah salah satu yang terbaik di kelasnya.

Berdasarkan penghitungan yang dilakukan oleh mereka, biaya perawatan berkala selama 0-50.000 km hanya sebesar Rp 2.289.700. Sedangkan untuk perawatan berkala selama 60.000-100.000 km hanya sebesar Rp 4.832.600.

Hitungan tersebut didapatkan dari biaya perawatan kendaraan di bengkel resmi Suzuki dan diklaim cukup terjangkau bila dibandingkan dengan kendaraan lain. Padahal, selama ini banyak yang mengira merawat kendaraan di dealer resmi lebih mahal dibandingkan bengkel umum.

“Biaya perawatan yang cukup terjangkau ini kami tawarkan dengan harapan pelanggan Suzuki Ignis, tetap mempercayakan servis mobilnya di bengkel resmi kami. Dengan demikian, kami dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam menjaga kondisi mobil yang terbaik,” terang Riecky Patrayudha, Head of Service PT SIS.

Dengan biaya perawatan tersebut, Suzuki menjamin pelanggan akan mendapatkan suku cadang asli, menjaga garansi kendaraan serta memperpanjang usia pakai kendaraan. Ini merupakan sesuatu yang belum tentu bisa didapatkan di luar bengkel resmi.

Suzuki Ignis pertama kali diluncurkan pada tahun 2017 dan berhasil mendapat respon positif dari masyarakat. Suzuki bahkan telah meluncurkan beberapa penambahan varian untuk memperkuat posisi Ignis di pasar Indonesia. Saat ini Suzuki Ignis dijual dengan harga mulai dari Rp 166 juta hingga Rp 195 juta.

Mobil ini sudah menggunakan mesin berkapasitas 1.197 cc. Dengan konfigurasi empat silinder, DOHC, VVT, sumber tenaga ini memiliki tenaga sebesar 83 hp dengan torsi mencapai 113 Nm. Fitur standard lain yang masih disematkan adalah anti-lock braking system (ABS) dan electronic brakeforce distributin (EBD). [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar