Sosok 'Rambo' yang Mengawal Kaburnya Mantan Boss Nissan

Berita Otomotif

Sosok 'Rambo' yang Mengawal Kaburnya Mantan Boss Nissan

TOKYO - Carlos Ghosn berhasil kabur dari Jepang menuju Lebanon berkat kawalan seorang mantan anggota pasukan khusus angkatan darat Amerika Serikat.

Kaburnya mantan boss Nissan yang sedang terkena masalah hukum penggelapan pajak ini menjadi salah satu berita heboh di penghujung 2019. Semua orang bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang yang sedang bermasalah dengan hukum meski dalam status tahanan kota bisa lolos dari pihak berwenang di negara secanggih Jepang ?.

Dan seperti yang sudah diberitakan Mobil123.com sebelumnya, kronologi kaburnya Ghosn mirip kisah film-film action Hollywood. Ia dikabarkan memanfaatkan jasa tim yang dipimpin oleh seorang mantan anggota pasukan khusus US Army bernama Michael Taylor yang selanjutnya berhasil membuatnya kabur ke Lebanon.

Lalu siapa sebenarnya Taylor ?. Jika Anda ingat film Rambo, Taylor adalah mantan anggota pasukan yang sama di Green Beret (nama khas pasukan khusus). Jadi sudah bisa dipastikan Taylor punya kemampuan yang cukup lengkap, termasuk bisa menyelinap di garis musuh (behind enemy line) tanpa ketahuan jejaknya.

Dalam karier militernya, Taylor mantan komando Green Beret asal Boston ini adalah spesialis anti-teroris. Kini, setelah keluar dari militer, Ia membuat perusahaan penyedia jasa keamanan atau body guard American International Security Corp.


Bersama perusahaannya, Ia biasa melindungi orang-orang penting hingga perusahaan besar. Ia juga diketahui secara diam-diam membantu pemerintah Amerika Serikat. 

Perusahaan Taylor sendiri pernah terlibat atau disewa New York Times untuk membantu menyelamatkan salah satu reporternya, David Rohde. Rohde diculik oleh Taliban di Afghanistan dan ditahan di Pakistas selama 7 bulan serta akhirnya berhasil melarikan diri pada 2009.

Taylor juga tercatat pernah terlibat kasus kriminal. Ia ditangkap setelah diduga memanggil agen FBI dan memintanya untuk menghentikan penyelidikan federal ke perusahaan keamanannya.

Pria 59 tahun ini akhirnya harus menjalani hukuman 14 bulan penjara di Utah pada 2012. Ia dinyatakan bersalah atas penipuan skema militer bernilai jutaan dolar.

Kembali ke kasus Ghosn, sampai berita ini diturunkan belum ada lanjutan soal keterlibatan Taylor. Pihak keamanan Jepang dan Interpol sedang melakukan penyelidikan.

Ghosn sendiri kini masih berada di Lebanon. Dan terus menebarkan ancaman akan membeberkan semua bukti jika Ia tidak bersalah serta dijebak oleh para petinggi Nissan.

Nantikan berita selanjutnya.

[Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support