Shell Indonesia Mulai Lakukan Perluasan Pabrik di Indonesia

Berita Otomotif

Shell Indonesia Mulai Lakukan Perluasan Pabrik di Indonesia

BEKASI – Shell Indonesia resmi memulai perluasan pabrik pelumas (Lubricant Oil Blending Plant/LOBP) di Maruda, Bekasi.

Setidaknya Shell Indonesia memperluas pabrik mereka menjadi 9 hektar dan akan mampu memproduksi sebanyak 300 juta liter produk pelumas pertahunnya. Dengan ini maka diharapkan jumlah produksi pelumas di Indonesia secara keseluruhan akan meningkat.

“Produksi pelumas dalam negeri tahun 2019 hanya mencapai 908,36 juta liter per tahun. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi komitmen Shell dalam mengembangkan industri pelumas dalam negeri melalui ekspansi pabrik,” ungkap Muhammad Khayam, Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil .

Sementara itu Carlos Maurer, Executive Vice President Shell Global Commercial mengatakan bahwa pabrik ini nantinya akan menjadi membantu perluasan pasar hingga ke Asia Tenggara. Ini karena Shell LOBP Marunda akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

“Dengan kemampuan dan harungan rantai pasokan yang terintegrasi, kami mampu menjawab peningkatan permintaan pasar di Indonesia terhadap pelumas, khususnya di bidang otomotif, industri dan marine,” terangnya.

Indonesia merupakan satu dari sepuluh pasar pelumas terbesar di Indonesia dan diprediksi menjadi kontributor permintaa pasar terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Pertumbuhan ini besaral dari meningkatkanya kebutuhan pelumas dari beragam industri termasuk otomotif dan transportasi.

Keinginan Pemerintah untuk melangkah ke industri 4.0 juga dinilai akan membuka lebih banyak peluang bagi industri di masa depan. Itu semua dinilai cukup oleh Shell guna memperluas pabrik dan jaringannya di masa depan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar