Riset: 3 Juta Orang Berpotensi Mudik Tanpa Hiraukan Pandemi Corona

Berita Otomotif

Riset: 3 Juta Orang Berpotensi Mudik Tanpa Hiraukan Pandemi Corona

JAKARTA – Riset terkini menunjukkan potensi pemudik tahun ini masih cukup besar, mencapai 3 juta orang, meski ada imbauan pemerintah untuk tidak melakukannya karena adanya virus Corona (Covid-19).

Mulya Amri, Direktur Riset Katadata Insight Center, mengungkapkan temuan terbarunya dari survei terkait keinginan mudik masyarakat Indonesia tahun ini. Menurut dia, 63 persen responden menyatakan tidak berencana pulang kampung tahun ini, 12 persen mengatakan masih berniat pulang kampung, 21 persen menyatakan belum memutuskan, sedangkan 4 persen membeberkan sudah berada di kampung halaman.

Survei Katadata Insight Center dilakukan secara online pada 29 – 30 Maret 2020 dengan pengambilan responden dari 34 provinsi. Jumlah respondennya sendiri 2.437 orang.

Angka 12 persen itu, menurut Mulya, memang terkesan sedikit secara proporsi. Akan tetapi, jika diaplikasikan ke jumlah pemudik tahun lalu yang mencapai 18,3 juta orang, jumlahnya masih amat besar.

“Kalau boleh kita asumsikan benar dari jumlah pemudik yang biasanya, 12 persen akan pulang kampung. Berapa sih 12 persen itu? Kalau kita lihat tahun lalu jumlah pemudik sampai sekitar 18 juta orang. Seandainya tahun ini 12 persen saja dari 18 juta orang itu mudik, akan ada sekitar 2,2 juta orang. Ditambah lagi jika mereka yang belum memutuskan lalu setengahnya pulang kampung. Bisa jadi ada 3 juta orang,” papar dia dalam diskusi virtual pada Senin (20/4/2020).

Ia mengakui jumlahnya tereduksi amat jauh ketimbang pada 2019. Namun, ini tetap amat berbahaya terhadap penanggulangan pandemi virus Corona.

“Kalau kita lihat bahaya penyebaran Corona yang sangat mudah menular dengan pergerakan penduduk, maka hal ini (potensi pemudik 3 juta orang—red) akan menjadi sangat berbahaya,” tegasnya.

Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan sendiri beberapa waktu lalu mengatakan tidak ada larangan mudik tahun ini, hanya imbauan tidak mudik. Namun, wacana pelarangan mudik kini kembali dikaji melihat perkembangan kondisi yang ada.

Adapun virus Corona muncul di China pada akhir 2019. Virus hingga kini menyebar ke lebih dari 200 negara.

Covid-19 amat mudah menular melalui percikan air liur orang yang sudah terpapar virus, atau melalui benda yang terkena percikan tersebut. Di Indonesia, sejak pemerintah mengumumkan keberadaan virus itu pada 2 Maret 2020 hingga 20 April 2020, sudah ada 6.760 kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 (747 kasus sembuh, 590 meninggal). [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar