Produksi Daihatsu Berhenti 3 Hari Karena Banjir

Berita Otomotif

Produksi Daihatsu Berhenti 3 Hari Karena Banjir

JAKARTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengakui bahwa produksi mereka tedampak banjir yang melanda kawasan Jabodetabek awal tahun 2020.

Hal ini karena pabrik supplier mereka yang berada di kawasan Bekasi kebanjiran sehingga harus berhenti . Akibatnya, ada beberapa komponen yang tidak tersedia dan membuat produksi Daihatsu terhenti selama tiga hari dari tanggal 6 hingga 8 Januari 2020.

Meski demikian, kondisi tersebut dinilai masih bisa diatasi. Kerugian tiga hari tersebut dianggap masih kecil dan bisa diatasi dengan menambah jam kerja pabrik atau lembur. Dengan demikian, permintaan kendaraan masih bisa dipenuhi.

“Libur karena banjir bisa kami kejar. Jadi libur akibat banjir mencapai tiga hari dan itu bisa dicover dengam lembur. Kalau konsumen mungkin tidak akan terlalu terdampak karena kami juga masih ada stok,” ungkap Amelia Tjandra, Direktur Marketing ADM.

Tak hanya itu, permintaan sparepart karena banyaknya mobil yang terendam pun dinilai masih bisa dipenuhi oleh Daihatsu. Permintaan sparepart yang meningkat saat ini masih ada di kawasan Jabodetabek.

“Naik permintaan di jabodetabek aja, yg lain normal. Jadi tidak terasa peningkatkannya,” tambahnya kemudian.

Beberapa waktu lalu, ADM memberikan program Daihatsu Peduli Banjir yang memberikan keringanan biaya untuk perbaikan kendaraan korban banjir. Program tersebut hanya berlaku untuk bengkel resmi Daihatsu.

Dalam program tersebut berlaku mulai 2 Januari hingga 29 Februari 2020. Pelanggan yang merupakan korban banjir akan mendapatkan diskon 15 persen untuk layanan jasa, spare part dan oli, diskon 20 persen untuk pembersihan kabin mobil dan diskon 20 persen untuk salon mobil. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support