Penyebab Lampu Sein Motor Mati Sebelah

Berita Otomotif

Penyebab Lampu Sein Motor Mati Sebelah

JAKARTA – Lampu sein mati sebelah kerap terjadi pada kendaraan dan bisa menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

Sekadar mengingatkan, lampu sein memiliki fungsi penanda untuk kendaraan saat ingin berbelok atau pindah lajur. Lampu sein ini memberikan informasi kepada para pengguna kendaraan lain saat hendak melakukan manuver.

Jika lampu sein tidak berfungsi dengan benar, maka tidak jarang menjadi salah satu kasus penyebab kecelakaan. Lampu sein motor kerap ditemukan tidak berfungsi dengan sempurna. Salah satu kejadiannya adalah mati sebelah. Kondisi ini tidak boleh diremehkan karena selain bisa mengakibatkan kecelakaan, bisa juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan, bahkan bisa juga mendapat tilang dari aparat kepolisian.

Penyebab lampu sein motor mati sebelah

Dirangkum dari website resmi Suzuki Indonesia, kemungkinan pertama penyebab lampu sein mati sebelah adalah saklar yang kotor. Komponen satu ini jika terbukti kotor dapat menghambat aliran listrik sehingga menyebabkan lampu tidak berfungsi dengan baik.

  • Flasher Sein yang Rusak atau Kotor

Penyebab kedua yang dapat membuat lampu sein motor mati sebelah adalah flasher sein yang rusak atau kotor. Perlu diketahui bahwa fungsi dari flasher sein adalah untuk membuat sein motor berkedip. Sirkuit listrik yang ada dalam flasher yang mengatur arus agar membuat sein motor berkedip.

Ciri-ciri yang menunjukkan bahwa flasher rusak adalah sein motor terus menyala tanpa berkedip dan lampu sein tidak menyala atau mati sebelah.

Sein motor yang terus menyala tanpa berkedip menjadi tanda bahwa flasher sein yang rusak terjadi pada sirkuit tengah ketika titik sentuh dalam posisi bertemu. Sementara jika sein motor tidak menyala artinya titik sentuh yang berada di sirkuit tengah tersebut berpisah.

  • Bohlam dan Kabel Putus

Bohlam dan kabel yang putus pada komponen motor juga dapat menjadi penyebab sein mati sebelah. Apabila salah satu bohlam ada yang putus, maka akan berpengaruh pada bohlam lainnya. Satu bohlam yang putus dapat membuat sein tidak berkedip.

Bohlam-bohlam pada sein saling mempengaruhi satu sama lain. Harus dipastikan bahwa seluruh bohlam pada sein tidak ada yang mengalami kerusakan atau putus. Jika salah satu bohlam putus, ini akan membuat sein motor menjadi terganggu.

  • Tegangan Aki tidak Maksimal

Jika telah dipastikan bahwa seluruh komponen pada motor terpasang dengan baik dan tidak ada kerusakan, sementara sein tetap mati sebelah mungkin karena ada penyebab lainnya. Diantara penyebab lain yang dapat membuat sein motor mati sebelah adalah tegangan aki yang tidak maksimal.
Lampu sein modifikasi
Aki motor harus memiliki voltase yang baik, yaitu diatas 12 volt. Apabila motor Anda memiliki voltase kurang dari 12 volt, maka bisa menyebabkan sein motor mati sebelah. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan bahwa tegangan aki pada motor telah maksimal.

Langkah yang harus dilakukan

Ketika mengetahui lampu sein mati sebelah,  harus dicari penyebabnya dan segera diperbaiki. Membiarkan sein motor mati dalam waktu yang lama akan membuat keamanan motor berkurang, sehingga dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan ketika berkendara.

  • Periksa Jalur Output Flasher Sein dan Ganti Flasher Sein jika Rusak

Jika sein motor tiba-tiba mati, maka Anda dapat mencoba untuk memeriksanya sendiri dengan mengecek jalur output flasher sein terlebih dahulu.

Pastikan bahwa jalur output flasher sein tidak tersendat oleh debu maupun terjadi kerusakan di dalamnya. Apabila tidak ada kotoran yang menyebabkan aliran listrik tersendat, maka kemungkinan flasher seinnya yang mengalami kerusakan, sehingga Anda harus segera mengganti dengan yang baru yaitu dengan part original yang bisa didapatkan di bengkel resmi terdekat.

  • Membersihkan Saklar yang Kotor atau Mengganti dengan yang Baru

Jika sein motor Anda mati sebelah disebabkan oleh saklar yang kotor bagian dalamnya, cobalah untuk melepaskannya terlebih dahulu. Sebelum dipasangkan kembali, Anda dapat menyemprotkan contact cleaner untuk membersihkan saklar tersebut.

Apabila keadaan saklar mengalami kerusakan, sebaiknya Anda segera menggantinya dengan yang baru. Harga yang perlu Anda keluarkan juga tidak terlalu besar, bahkan bisa lebih murah dari harga flasher sein. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar