Pelayanan SIM Dihentikan Sementara Karena Corona

Berita Otomotif

Pelayanan SIM Dihentikan Sementara Karena Corona

JAKARTA – Pelayanan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM ) baru semua golongan akhirnya dihentikan karena mewabahnya virus Corona di Indonesia.

Tak hanya itu, pelayanan perpanjangan SIM juga akan dihentkan dan masyarakat yang masa berlakunya habis pada tanggal 17 – 30 Maret akan mendapat dispensasi. Mereka bisa melakukan perpanjangan SIM setelah tanggal 31 Maret 2020. Dihentikannya pelayanan ini akan berlangsung hingga 1 April 2020.

Khusus orang dalam pengawasan (ODP) atau suspect dapat melaksanakan perpanjangan setelah dinyatakan sehat. Caranya adalah dengan membawa surat keterangan dari rumah sakit tempat mereka diperiksa.

Selain menghentikan pelayanan perpanjangan dan pembuatan SIM Nasional, hal serupa juga dilakukan untuk pelayanan SIM International. Pelayanan ditutup pada tangal 19-31 Maret 2020 dan baru beroperasi kembali tanggal 1 April 2020. Namum, penutupan layanan masih bisa diperpanjang, tergantung perkembangan situasi ketika itu.

Pemerintah Indonesia memberlakukan Darurat Corona selama 91 hari untuk menghentikan penyebaran penyakit Covid-19. Langkah ini dilakukan setelah terjadinya lonjakan penderita Covid-19 secara signifikan dalam beberapa hari belakangan ini.

Hingga berita ini dibuat, tercatat sedikitnya sudah ada 309 orang dinyatakan positif terkena Covid-19. Dari jumlah tersebit sudah ada 25 orang meninggal dan baru 25 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pun rencananya akan melakukan screening secara massal sehingga membantu dalam penanganan potensi penyebaran Covid-19. Apabila dinyatakan positif, individu yang telah melakukan screening melalui pendekatan ini akan diuji ulang dengan metode tes polymerase chain reaction (PCR) yang jauh lebih akurat.



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar