Sempat Kebanjiran, Layanan e-Drives Berfungsi Kembali

Berita Otomotif

Sempat Kebanjiran, Layanan e-Drives Berfungsi Kembali

JAKARTA – Setelah sempat mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda Jakarta pada awal tahun 2020, pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) berbasis e-Drives di Satpas SIM Cengkareng sudah kembali beroperasi.

Saat banjir awal tahun 2020 lalu, kantor Satpas SIM di Cengkareng tergenang air dengan ketinggian sekitar 1 meter. Akibatnya, perangkat e-Drives seperti sensor yang ada dipatok-patok uji praktik SIM harus diperiksa sebelum digunakan. Pemeriksaan selesai dilakukan dan patok mulai digunakan mulai tanggal 20 Januari 2020.

“Untuk sistem e-Drives sudah bisa,” ungkap Kompol Lalu Hedwin, Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan itu memakan waktu dua minggu lebih, sejak tanggal 6 hingga 13 Januari. Dalam kurun waktu itu, warga yang mengajukan pembuatan SIM terpaksa melakukan ujian dengan sistem manual sehingga memakan waktu lama.

Sistem E-drives sendiri diresmikan pada 5 Desember 2019. Dalam E-Drives, seluruh kegiatan dan gerak-gerik peserta uji akan terekam melalui sensor yang ada diperangkat lapangan dan terhubung dengan komputer.

Ada empat jenis sensor yang dipasang di kendaraan dan di lokasi lapangan uji SIM pada sistem E-Drives. Keempat sensor tersebut adalah Radio Frequency Identifiqation (RFID) yang dipasang pada kendaraan, passive infrared di garis awal dan akhir, vibration sensor pada patok jalur uji SIM dan sensor ultrasonik pada mobil untuk uji SIM A. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar