Ini Syarat dan Biaya Pembuatan SIM International

Berita Otomotif

Ini Syarat dan Biaya Pembuatan SIM International

JAKARTA – Membuat SIM International terbilang lebih mudah ketimbang pembuatan SIM Nasional.

Hal ini karena pemohon tidak perlu lagi melakukan tes namun cukup melakukan pendaftaran secara online, lalu datang ke layanan SIM International dan melengkapi persyaratannya. Setelah SIM International diterima, maka pemohon berhak untuk berkendara di 188 negara.

Lantas apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan SIM International? Pertama pemohon harus mendaftar secara online di situs http://sim.korlantas.polri.go.id/sim-internasional/ dan klik daftar.

Kemudian isi formulir registrasi online kemudian unduh dan cetak bukti registrasi online. Pemohon tinggal mendatangi Gerai SIM Internasional pada tanggal yang dipilih dengan membawa serta semua berkas persyaratan dan bukti registrasi online.

Berkas yang harus dibawa adalah

  1. SIM asli
  2. KTP asli
  3. PASPOR asli
  4. Hasil Print/Capture Pendaftaran dan Bukti Pembayaran
  5. KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) Khusus WNA

Setelah itu, pemohon tinggal mengambil nomor antrian dan tunggu panggilan dari loket verifikasi dan validasi data. Kemudian pemohon harus membayar biaya sebesar Rp 250.000 untuk pembuatan baru SIM International dan Rp 225.000 untuk perpanjangan SIM International. Ini sesuai dengan PP no.60/2016. Pembayaran dilakukan di loket Bank BRI. Tunggu panggilan dari loket identifikasi kemudian melakukan foto. Selanjutnya, pemohon tinggal menunggu hingga namanya dipanggil.

Patut diingat bahwa layanan Registrasi Online untuk tanggal yang sama dengan tanggal kedatangan hanya dapat dilakukan sampai dengan pukul 14.00 WIB. Sementara untuk jadwal pelayanan dari hari Senin hingga Kamis dilakukan pada pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB. Pelayanan di hari Jumat pun sama namun ada jeda istirahat pukul 11.30-13.00 WIB.

Pelayanan SIM International ini dilakukan di kantor Korlantas Polri SIM International yang beralamat di jalan MT Haryono No.37-38, RT.8/RW.2, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan 12770. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar