Mitsubishi Outlander PHEV Sudah Terjual 50 Unit

Berita Otomotif

Mitsubishi Outlander PHEV Sudah Terjual 50 Unit

SUMBA - Perlahan tapi pasti, Mitsubishi Outlander PHEV sudah mulai laku di pasaran namun masih tersentralisasi untuk pembeli wilayah Jakarta.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mulai memperkenalkan Outlander PHEV pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada bulan Juli lalu. Memang penjualannya tidak langsung booming atau langsung diserap pasar, sepertinya para calon pembeli masih meraba-raba karena teknologi yang dimiliki SUV ini cukup advance untuk ukuran Indonesia.

Seperti kita ketahui bersama, Outlander PHEV dibekali dengan mesin plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang menggabungkan mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) dengan sistem penggerak listrik.

Memiliki kombinasi sumber penggerak mesin bensin 2.4-l DOHC MIVEC berdaya 126 hp dan torsi 199 Nm plus baterai listrik 13,8 kWh dengan dua motor penggerak yang masing-masing terletak di depan serta belakang. Motor penggerak depan bertenaga 80 hp dengan torsi 199 Nm, sedangkan yang di belakang 93 hp dan 195 Nm.

Mesin praktis hanya berfungsi sebagai generator yang mengisi daya baterai. Akan mulai bekerja sama dengan sistem penggerak listrik untuk memberi tenaga ekstra saat berakselerasi atau melibas tanjakan.

Juga menjadi perhatian konsumen adalah sumber daya listrik  yang dibutuhkan untuk pengisian ulang batrai Outlander PHEV di rumah. Sedikitnya rumah harus memiliki day sebesar 3.600 watt untuk tarikan pertama dan selanjutnya konstan 2.000 watt.

Hingga saat ini, MMKSI mengakui penjualan Outlander PHEV belum memiliki catatan yang signifikan. Jumlahnya masih sedikit dan masih terkonsentrasi di Jakarta, Konsumen juga masih harus sabar menunggu karena unit baru akan diserahkan pada November 2019.

"Hingga saat ini jumlah pemesanan telah mencapai 50 unit. Dan hampir semuanya terjual oleh konsumen di Jakarta," jelas Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.

Outlander PHEV sendiri dibanderol dengan harga Rp 1,289 miliar. Untuk mendukung penjualan, MMKSI juga telah menyiapkan sedikitnya 14 bengkel yang siap melakukan perbaikan Outlander PHEV, tersebar di Jabodetabek dan Bali.

MMKSI sendiri mengklaim bahwa baterai listrik Outlander PHEV dapat bertahan hingga 10 tahun. Perangkat seharga seharga Rp 200 juta ini garansi 3 tahun atau 100 ribu km.

Selain itu, Outlander PHEV juga telah dilengkapi dengan beragam fitur terkini. Mulai dari Anti-Trapping Electric Sunroof, Electric Tailgate, Driver Power Seat, Electric Parking Brake with Brake Auto Hold, Paddle Shift, Dual Zone Auto AC, layar sentuh 8 inchi. Masih ada lagi Forward Collision Mitigation System, Ultrasonic Mis-Acceleration Miigation System, Blind Spot Warning, Lane Change Assist, Rear Cross Traffic Alert, Active Stability and Traction Control, Hill Start Assist, 7 airbag, Adaptive Cruise Control dan Multi Around View Monitor. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar