Mengemudi Hemat BBM Ternyata Tak Cuma Soal Teknik, Ini 9 Tipsnya

Panduan Pembeli

Mengemudi Hemat BBM Ternyata Tak Cuma Soal Teknik, Ini 9 Tipsnya

JAKARTA - Mengemudi hemat bahan bakar minyak (BBM) ternyata butuh persiapan sejak sebelum berada di belakang setir.

Banyak orang mengira mengendarai mobil dengan cara yang irit BBM, atau biasa disebut sebagai eco driving, hanya soal teknik. Pendapat itu tak salah, tapi juga tak sepenuhnya benar.

Soalnya, ada persiapan-persiapan sebelum mengemudi yang sedikit-banyak turut berpengaruh. Berikut ini adalah 9 tips mencapai konsumsi BBM yang irit, dari mulai persiapan sampai dengan tekniknya, yang diberikan oleh PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebelum dimulainya Uji Keiritan Suzuki Ertiga pada awal pekan ini dengan rute Cikarang, Bekasi menuju Cirebon, Jawa Barat.

1. Pantau Informasi Lalu Lintas
Ketika berkendara dalam perjalanan yang menempuh waktu 1 jam dan kita kehilangan waktu mengemudi selama 10 menit karena macet dan lain-lain, maka konsumsi BBM akan meningkat sekitar 14 persen. Karena itulah, lihat situasi lalu lintas dari aplikasi navigasi dan tentukan rute tercepat ke tujuan sebelum berangkat.

2. Cek Tekanan Udara Ban
Tekanan udara ban yang kurang dari rekomendasi pabrikan di buku manual membuat tapak ban yang menyentuh aspal lebih lebar dan membuat konsumsi BBM lebih boros. Jika tekanan ban berkurang 50 kPa (0,5 kg/cm2) dari tekanan normal, akan terjadi peningkatan konsumsi BBM sekitar 2 - 4 persen.

3. Jangan Membawa Barang yang Tak Diperlukan
Semakin berat bobot yang dibawa oleh kendaraan di dalam kabin, kerja mesin tentunya bakal bekerja lebih berat dan ‘meminta’ asupan BBM lebih. Berdasarkan data Suzuki, ketika berkendara dengan membawa barang seberat total sekitar 100 kg, konsumsi BBM meningkat 3 persen.

4. Panaskan Mesin dengan Tepat
Teknologi mobil-mobil kekinian sudah berbeda dengan mobil-mobil lawas sehingga waktu memanaskan mesinnya pun tak lagi membutuhkan waktu lama. Sekarang, waktunya cukup 3 menit atau ketika jarum penunjuk suhu mesin sudah mulai bergerak. Mobil menggunakan BBM sekitar 1.600 cc saat mesin dipanaskan.

5. Kurangi Penggunaan AC
Semakin dingin suhu AC dan semakin besar setelan hembusan udaranya, semakin boros mobil tersebut dalam perjalanan. Sebagai patokan, jika kita menggunakan AC dengan subu 25 derajat celcius, terjadi peningkatan penggunaan BBM sekitar 25 persen.

6. Akselerasi Perlahan
Tekan pedal gas pelan-pelan dan biarkan mobil berakselerasi secara perlahan. Akselerasi 20 km/jam selama 5 detik saat baru memulai akan mengurangi konsumsi BBM sekitar 11 persen.

7. Kecepatan Stabil
Jangan terlalu banyak memainkan pedal gas sehingga mobil banyak melakukan akselerasi dan deselerasi. Mengemudilah dalam kecepatan konstan, jarak yang tak terlalu dekat dengan mobil depan dan pada kecepatan aman berdasarkan keadaan lalu lintas antar mobil.

8. Jangan Terlalu Banyak Menginjak Rem untuk Melambat
Ini mengapa pada poin nomor 7 disebutkan agar kecepatan harus stabil sambil menjaga agar jarak kendaraan kita dengan mobil di depan tidak berdekatan. Pasalnya, dalam eco driving, dianjurkan untuk memperlambat mobil dengan hanya mengurangi atau melepas pedal gas dan memanfaatkan engine brake lalu kembali menginjaknya secara perlahan saat berakselerasi.

9. Matikan Mesin
Dalam kondisi macet agak lama, matikan mesin meski tetap boleh membiarkan AC menyala. Soalnya, tiap diam 10 menit sambil menyala, ada penggunaan sekitar 1.300 cc BBM yang terbuang percuma. Ini kenapa di beberapa mobil ada fitur Idling Start/Stop. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support