Posisi Mengemudi yang Benar Agar Mudik Nyaman dan Aman

Panduan Pembeli

Posisi Mengemudi yang Benar Agar Mudik Nyaman dan Aman

SERPONG – Posisi mengemudi harus diatur sedemikian rupa agar perjalanan tak hanya nyaman tapi juga nyaman, apalagi jika bepergian jarak jauh seperti mudik Lebaran.

Sebelum membahas mengenai posisi mengemudi yang benar, harus diingat terlebih dahulu bahwa aktivitas satu ini memerlukan fokus penuh. Pasalnya, jalanan publik tak hanya diisi oleh kita tapi juga banyak pengguna jalan lain, mulai dari pengendara motor, mobil, sampai pejalan kaki.

“Menyetir itu bukan kegiatan setegah-setengah, tapi full time. Kalau dilakukan sambil multi-tasking seperti main smartphone amat riskan. Harus selalu fokus pada keadaan sekitar dan siap-siap dengan kemungkinan apa pun yang bisa terjadi di depan,” kata pereli nasional sekaligus Duta Keselamatan Berkendara Transportasi Darat Kementerian Perhubungan Rifat Sungkar, beberapa waktu lalu di Serpong, Tangerang.

Rifat berbicara dalam seminar dan pelatihan Safety and Defensive Driving bagi warga Lebak, Banten yang merupakan bagian dari pre-event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Agustus mendatang. Di dalam acara itu, diberitahukan pula fitur-fitur keselamatan wajib dalam mobil dan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis.

Berbicara posisi mengemudi yang benar, pembicara-pembicara tersebut menjelaskan bahwa pertama-tama kedua tangan paling baik ada di posisi jam 9 untuk tangan kiri dan jam 3 bagi tangan kanan, bukan posisi jam 10 dan jam 2. Alasan utamanya adalah posisi tersebut tidak menghalangi fitur Airbag pada mobil-mobil kekinian. Kontrol kemudi serta pengambilan sudut belok pun bisa lebih maksimal dengan posisi tangan seperti itu.

Hal selanjutnya yang mesti diperhatikan adalah posisi punggung tak boleh terlalu rebah. Selain karena berpengaruh negatif sudut pandang, jangkauan tangan ke setir bisa jadi terlalu jauh.

Cara untuk mengukur posisi badan kita terlalu rebah atau tidak adalah dengan meletakkan tangan kanan di bagian atas setir. Bagian itu mesti bisa digenggam dengan baik dalam kondisi badan tetap menyender pada jok kursi.

Terakhir, yang tak kalah penting, kondisi kedua tangan di posisi jam 9 dan jam 3 mesti pula sedikit membengkok. Jika tangan lurus sepenuhnya, fleksibilitas berkendara serta kekuatan tangan mengatur lingkar kemudi bakal jauh berkurang. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual