Jembatan Laut Terpanjang di Dunia Segera Dibuka, Hubungkan China - Hong Kong

Berita Otomotif

Jembatan Laut Terpanjang di Dunia Segera Dibuka, Hubungkan China - Hong Kong

MAKAU – Jembatan laut terpanjang di dunia yang menghubungkan China dengan Hong Kong sedang bersiap untuk dioperasikan.

Jembatan bernama Hong Kong – Zhuhai – Macao Bridge (HZMB) itu dibangun selama sembilan tahun dan menghabiskan biaya 20 miliar dollar AS (Rp 303,94 triliun). Seperti namanya, megainfrastruktur tersebut menghubungkan Hong Kong dengan Zhuhai serta Makau di China.

Beberapa publikasi menyebut panjangnya mencapai 34,1 mil (55 km), sementara situs resmi HZMB menerangkan bahwa panjang jembatan 26 mil (42 km). Sebagai perbandingan, jembatan Mackinac serta Jembatan Golden Gate di Amerika Serikat masing-masing ‘hanya’ 5 mil (8 km) serta 1,7 mil (2,7 km).

Gilanya, HZMB tidak hanya terbentang di atas laut, tapi juga terdiri dari terowongan bawah laut sepanjang 4,1 mil (6,7 km). Desain seperti ini dibuat agar lalu lintas kapal tidak terganggu.

Pembukaan jembatan awalnya ingin dibuka pada 2016, tapi berkali-kali tertunda demi memastikan kesiapannya. Setelah menunggu hampir satu dekade, akhirnya infrastruktur luar biasa ini bakal dibuka pada 24 Oktober mendatang. Xi Jinping, Presiden Republik Rakyat China, dijadwalkan hadir bersama-sama dengan pemerintahan Hong Kong serta Makau.

HZMB akan mereduksi waktu tempuh antara tiga kota secara signifikan. Menurut pemerintah Hong Kong, perjalanan dari Zhuhai menuju Hong Kong International Airport dapat dipotong dari empat jam menjadi cuma 45 menit. Karena berlokasi dekat dengan bandara di Hong Kong, jembatan juga mesti memenuhi regulasi tinggi maksimal agar tidak menggangu lalu lintas udara.

Jembatan terpanjang sedunia ini didesain untuk bertahan selama 120 tahun. Artinya, hingga 2138 nanti, HZMB digadang-gadang dapat tetap berdiri kukuh tanpa masalah. Konstruksi sangat kuatnya dipercaya dapat menahan terjangan topan badai secara terus-menerus.

Menariknya, mobil-mobil pribadi yang melintas HZMB mesti terlebih dahulu mempunyai izin khusus. Mereka yang tidak mempunyainya harus memarkirkan kendaraan di pelabuhan Hong Kong, kemudian menggunakan bus umum atau menyewa mobil yang tersedia. Tarif bus umum sendiri berkisar 8 – 10 dollar AS (Rp 121,5 ribu – 151,9 ribu), tergantung jam keberangkatan dan untuk sekali jalan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar