Jawa - Bali Prioritas Pertama Pembangunan Infrastruktur Mobil Listrik

Berita Otomotif

Jawa - Bali Prioritas Pertama Pembangunan Infrastruktur Mobil Listrik

JAKARTA - Dua pulau di Indonesia akan menjadi prioritas di awal pengembangan Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Pembangunan dan penyebaran infrastruktur mobil maupun sepeda motor listrik memang menjadi salah satu perhatian pemerintah sekarang, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pasalnya, Presiden Joko Widodo, melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019, ingin menciptakan pasar dan industri mobil serta sepeda motor listrik di Tanah Air dengan memberikan 17 insentif fiskal maupun non-fiskal.

“Jawa dan Bali akan menjadi prioritas pertama pembangunan SPKLU dengan berbagai pertimbangan,” ucap Rida Mulyana, Direktur Jendral Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dalam diskusi bertema ‘Kendaraan Listrik sebagai Solusi Pengurangan Polusi Udara dan Penggunaan BBM’ di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sayang, dia tidak menjelaskan apa saja pertimbangan-pertimbangannya. Tidak dijabarkan pula sampai kapan Jawa dan Bali menjadi prioritas dan berapa banyak SKLU yang akan dibangun di sana dalam jangka waktu tertentu.

Satu yang pasti, pemerintah sudah menargetkan pembangunan 1.000 SPKLU hingga 2025. Kemudian, pada 2050, diproyeksikan ada sekitar 10 ribu SPKLU yang tersebar di seluruh Nusantara.

Pemerintah telah pula membuat peta jalan (road map) yang mengharuskan 20 persen produksi mobil nasional pada 2025 dikontribusikan oleh mobil listrik listrik. Persentase sama dibebankan pada produksi sepeda motor listrik pada tahun tersebut.

Impor utuh (Completely Built-Up/CBU) kendaraan listrik pada masa-masa awal diperbolehkan dalam kuota maupun jangka waktu tertentu. Hanya saja, impor harus dibarengi dengan komitmen kepada pemerintah untuk berinvestasi fasilitas perakitan lokal pada masa mendatang.

Beberapa pabrikan sudah secara terang-terangan menyatakan rencana menjual mobil hybrid atau pun mobil listrik dengan menggunakan insentif ini. Toyota berencana merilis mobil hybrid murah, Nissan ingin menerjunkan mobil listrik murni Leaf pada 2020, dan merek China Dongfeng Sokon (DFSK) menyiapkan SUV listrik Glory E3.

Toyota - Daihatsu menyatakan akan memproduksi mobil hybrid mulai 2022. Hyundai sedang menyiapkan pembangunan pabrik baru yang beroperasi pada 2021 dan salah satu model rakitannya kelak adalah mobil listrik. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar