Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Ini Penyebab Ganjil-Genap Jakarta Masih Belum Berlaku Saat PSBB Transisi Ini Penyebab Ganjil-Genap Jakarta Masih Belum Berlaku Saat PSBB Transisi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 02 July 2020 16:25 JAKARTA – Wacana pemberlakuan kembali ganjil – genap di Jakarta selama masa pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum juga direalisasikan. Penyebabnya akhir diketahui.Sekadar mengingatkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melonggarkan PSBB sejak awal Juni 2020. Ini dilakukan sebagai masa transisi fase satu menuju ‘new normal’ atau hidup normal dengan norma-norma baru di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) yang menerpa Tanah Air mulai permulaan Maret silam.Di awal PSBB transisi, Anies sudah menyinggung wacana pemberlakuan kembali ganjil-genap, setelah aturan ini dinonaktifkan sementara sejak 29 Maret. Wacana ini bahkan diatur dalam Peraturan Gubernur terbaru mengenai PSBB transisi. Ganjil-genap terbaru bahkan tak hanya menyasar mobil, tapi juga motor.Akan tetapi, hingga awal Juli aturan pembatasan kendaraan berdasarkan tanggal serta pelat nomor polisi ini belum juga berlaku. Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Metro Jaya mengatakan bahwa alasannya adalah demi memastikan terlaksananya protokol kesehatan physical distancing (jaga jarak fisik) di kendaraan umum. Artikel terkait Siap-siap, Motor dalam Bidikan Pembatasan di Aturan Ganjil-Genap Berita Otomotif 08 June 2020 Seperti juga Presiden, Ojol Bebas Ganjil-Genap Selama PSBB Transisi Berita Otomotif 08 June 2020 Pekan Kedua PSBB Transisi, Warga Jakarta Masih Bebas Ganjil - Genap Berita Otomotif 30 May 2023 “Tentu pemerintah bersama Ditlantas Polda Metro Jaya kita akan mengkaji, karena apa? Karena kita kan berupaya supaya tetap menjaga physical distancing di kendaraan umum ya,” kata Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya seperti dikutip dari situs resmi NTMC Polri pada Kamis (2/7/2020).Hingga kini, para pembuat regulasi khawatir jumlah penumpang di berbagai moda transportasi umum bakal membludak, jika ganjil-genap diaktifkan kembali. Padahal, pandemi belum berakhir dan PSBB pun masih terjadi meski sudah terdapat berbagai kelonggaran.Ditambah lagi, menurut Sambodo, Anies sebagai orang nomor satu di Ibu Kota juga belum memberikan instruksi tersebut.“Kalau misal kita aktifkan ganjil genap, maka misal hari ini tanggal ganjil, penumpang pemilik kendaraan genap tentu dia akan mengalihkan ke angkutan umum, jadi takutnya nanti justru physical distancing 50 persen di angkutan umum tidak terjaga,” tandas dia.Lalu lintas di Ibu Kota sendiri terpantau semakin padat. Volume kendaraan di jalanan Ibu Kota disebut-sebut hampir mencapai kondisi normal sebelum PSBB transisi terjadi.Namun, surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait pembagian jam masuk kantor masih cukup membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kota pusat pemerintah sekaligus ekonomi Indonesia itu.“Surat edaran dari satuan gugus tugas yang menyatakan bahwa ada pembagian jam masuk kantor jam 7.00 WIB dan jam 10.00 WIB, ini saya rasa cukup membantu terutama bagi penumpang angkutan umum yang setiap pagi komuter bergerak dari arah Bodetabek masuk Jakarta,” tutup Sambodo. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 Gubernur DKI Jakarta new normal pelonggaran PSBB virus corona ganjil-genap ganjil-genap Jakarta PSBB transisi Jakarta Anies Pembatasan Sosial Berskala Besar Anies Baswedan pelonggaran PSBB Jakarta Gubernur Jakarta pandemi PSBB Transisi Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Ini Penyebab Ganjil-Genap Jakarta Masih Belum Berlaku Saat PSBB Transisi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 02 July 2020 16:25 JAKARTA – Wacana pemberlakuan kembali ganjil – genap di Jakarta selama masa pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum juga direalisasikan. Penyebabnya akhir diketahui.Sekadar mengingatkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melonggarkan PSBB sejak awal Juni 2020. Ini dilakukan sebagai masa transisi fase satu menuju ‘new normal’ atau hidup normal dengan norma-norma baru di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) yang menerpa Tanah Air mulai permulaan Maret silam.Di awal PSBB transisi, Anies sudah menyinggung wacana pemberlakuan kembali ganjil-genap, setelah aturan ini dinonaktifkan sementara sejak 29 Maret. Wacana ini bahkan diatur dalam Peraturan Gubernur terbaru mengenai PSBB transisi. Ganjil-genap terbaru bahkan tak hanya menyasar mobil, tapi juga motor.Akan tetapi, hingga awal Juli aturan pembatasan kendaraan berdasarkan tanggal serta pelat nomor polisi ini belum juga berlaku. Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Metro Jaya mengatakan bahwa alasannya adalah demi memastikan terlaksananya protokol kesehatan physical distancing (jaga jarak fisik) di kendaraan umum. Artikel terkait Siap-siap, Motor dalam Bidikan Pembatasan di Aturan Ganjil-Genap Berita Otomotif 08 June 2020 Seperti juga Presiden, Ojol Bebas Ganjil-Genap Selama PSBB Transisi Berita Otomotif 08 June 2020 Pekan Kedua PSBB Transisi, Warga Jakarta Masih Bebas Ganjil - Genap Berita Otomotif 30 May 2023 “Tentu pemerintah bersama Ditlantas Polda Metro Jaya kita akan mengkaji, karena apa? Karena kita kan berupaya supaya tetap menjaga physical distancing di kendaraan umum ya,” kata Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya seperti dikutip dari situs resmi NTMC Polri pada Kamis (2/7/2020).Hingga kini, para pembuat regulasi khawatir jumlah penumpang di berbagai moda transportasi umum bakal membludak, jika ganjil-genap diaktifkan kembali. Padahal, pandemi belum berakhir dan PSBB pun masih terjadi meski sudah terdapat berbagai kelonggaran.Ditambah lagi, menurut Sambodo, Anies sebagai orang nomor satu di Ibu Kota juga belum memberikan instruksi tersebut.“Kalau misal kita aktifkan ganjil genap, maka misal hari ini tanggal ganjil, penumpang pemilik kendaraan genap tentu dia akan mengalihkan ke angkutan umum, jadi takutnya nanti justru physical distancing 50 persen di angkutan umum tidak terjaga,” tandas dia.Lalu lintas di Ibu Kota sendiri terpantau semakin padat. Volume kendaraan di jalanan Ibu Kota disebut-sebut hampir mencapai kondisi normal sebelum PSBB transisi terjadi.Namun, surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait pembagian jam masuk kantor masih cukup membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kota pusat pemerintah sekaligus ekonomi Indonesia itu.“Surat edaran dari satuan gugus tugas yang menyatakan bahwa ada pembagian jam masuk kantor jam 7.00 WIB dan jam 10.00 WIB, ini saya rasa cukup membantu terutama bagi penumpang angkutan umum yang setiap pagi komuter bergerak dari arah Bodetabek masuk Jakarta,” tutup Sambodo. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 Gubernur DKI Jakarta new normal pelonggaran PSBB virus corona ganjil-genap ganjil-genap Jakarta PSBB transisi Jakarta Anies Pembatasan Sosial Berskala Besar Anies Baswedan pelonggaran PSBB Jakarta Gubernur Jakarta pandemi PSBB Transisi
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...