Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Hyundai: Pabrik Baru di Indonesia untuk Mobil-mobil Kelas Menengah Hyundai: Pabrik Baru di Indonesia untuk Mobil-mobil Kelas Menengah Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 21 December 2018 18:40 JAKARTA – Hyundai makin buka-bukaan mengenai calon pabrik mereka di Indonesia yang disiapkan untuk mobil-mobil kelas menengah. Apa saja modelnya?Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT. Hyundai Mobil Indonesia, ketika dihubungi Mobil123.com via sambungan telepon pada Jumat (21/12/2018), menjelaskan bahwa perkiraan nilai investasi Hyundai untuk fasilitas perakitan di negeri ini mencapai 880 juta dollar AS (Rp 12,75 triliun). Namun, angka tersebut masih perkiraan dan masih dapat terkoreksi.“Mereka (Hyundai Motor Company) belum finalisasi. Itu mungkin estimasi sewaktu mereka bertemu dengan Kementerian Perindustrian. Belum pasti dan terkonfirmasi,” ucapnya. Artikel terkait Hyundai Bikin Mobil di Indonesia Mulai 2021 Berita Otomotif 01 July 2019 Hyundai Ungkap Strategi di Indonesia, Termasuk Rencana 100 Dealer pada 2021 Berita Otomotif 27 November 2019 Di Depan Jokowi, Hyundai Teken Kesepakatan Bikin Pabrik di Indonesia Berita Otomotif 26 November 2019 Sebagai informasi, rencana Hyundai membangun pabrik di Indonesia terungkap pertama kali pada Januari tahun ini. pabrikan yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan tersebut bermaksud mengalihkan fokus dari China ke Asia Tenggara karena kondisi persaingan yang makin sulit di sana.Awalnya, Vietnam masuk dalam pilihan basis produksi baru Hyundai di Asia Tenggara, tapi akhirnya mereka makin condong ke Tanah Air. Pejabat Kementerian Perindustrian beberapa waktu lalu mengatakan operasional pabrik rencananya dimulai pada 2020.Hingga kini ada tiga opsi lokasi. Mukiat hanya menyebut dua di antaranya, sedangkan untuk satu opsi lainnya dia mengaku ‘lupa’. Adapun kapasitas produksinya kurang-lebih 250 ribu unit setahun.“Masih ada tiga lokasi yang mereka masih evaluasi lagi. Tapi finalnya di mana terus terang belum sampai sekarang ini. ada dua yang bisa saya ingat langsung yaitu di Karawang dan Purwarkarta. Satu lagi saya tidak ingat,” paparnya.Mobil Kelas MenengahSebelumnya, dalam Indonesia International Motor Show 2018 pada April silam, Mukiat sempat menyebut rencana menjual dan merakit mobil murah Rp 100 juta-an di negeri ini, baik di segmen low cost green car (LCGC) maupun di luar itu. Namun, rencana untuk model-model di rentang banderol tersebut akhirnya ditunda dulu karena menurut dia biaya melakukan perakitan unit terurai (Completely Knock-Down) bisa lebih besar daripada potensi penerimaan dari pasar.“Proyek pabrik ini untuk model-model di kelas lower medium ke upper (menengah ke bawah hingga ke atas). Enggak medium banget karena nanti kami enggak bisa menjangkau ke yang bawah. Tapi yang jelas di luar LCGC,” papar dia.Sayang, Mukiat tidak bisa membeberkan model-modelnya secara detail. Informasi tersebut amat rahasia.“Nanti saya bisa dibikin jadi Bulgogi sama prinsipal,” tukasnya bercanda.Ia juga membuka kemungkinan merakit mobil berbahan bakar alternatif di pabrik Hyundai di Indonesia, apalagi kapasitas produksi terpasangnya kelak cukup besar dan pabrik disiapkan sebagai basis ekspor khususnya bagi region Asia Tenggara. Nantinya bakal ada pula insentif pajak bagi mobil hybrid maupun listrik murni dalam regulasi Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).“Dalam pembicaraan sekarang antara kami dengan prinsipal belum ada, terus terang. Tapi saya perkirakan informasi itu muncul waktu prinsipal bicara dengan Pak Luhut (Di Korea Selatan). Mungkin Pak Luhut bilang Indonesia ingin go green dan Hyundai mengatakan akan mendukung. Itu sebenarnya gampang karena dalam portofolio model Hyundai secara global ada. Istilahnya kalau semuanya jelas mereka tinggal ‘pencet tombol’ saja,” tandasnya. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait pabrik Hyundai di Indonesia Hyundai Hyundai Indonesia pabrik Hyundai Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Hyundai: Pabrik Baru di Indonesia untuk Mobil-mobil Kelas Menengah Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 21 December 2018 18:40 JAKARTA – Hyundai makin buka-bukaan mengenai calon pabrik mereka di Indonesia yang disiapkan untuk mobil-mobil kelas menengah. Apa saja modelnya?Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT. Hyundai Mobil Indonesia, ketika dihubungi Mobil123.com via sambungan telepon pada Jumat (21/12/2018), menjelaskan bahwa perkiraan nilai investasi Hyundai untuk fasilitas perakitan di negeri ini mencapai 880 juta dollar AS (Rp 12,75 triliun). Namun, angka tersebut masih perkiraan dan masih dapat terkoreksi.“Mereka (Hyundai Motor Company) belum finalisasi. Itu mungkin estimasi sewaktu mereka bertemu dengan Kementerian Perindustrian. Belum pasti dan terkonfirmasi,” ucapnya. Artikel terkait Hyundai Bikin Mobil di Indonesia Mulai 2021 Berita Otomotif 01 July 2019 Hyundai Ungkap Strategi di Indonesia, Termasuk Rencana 100 Dealer pada 2021 Berita Otomotif 27 November 2019 Di Depan Jokowi, Hyundai Teken Kesepakatan Bikin Pabrik di Indonesia Berita Otomotif 26 November 2019 Sebagai informasi, rencana Hyundai membangun pabrik di Indonesia terungkap pertama kali pada Januari tahun ini. pabrikan yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan tersebut bermaksud mengalihkan fokus dari China ke Asia Tenggara karena kondisi persaingan yang makin sulit di sana.Awalnya, Vietnam masuk dalam pilihan basis produksi baru Hyundai di Asia Tenggara, tapi akhirnya mereka makin condong ke Tanah Air. Pejabat Kementerian Perindustrian beberapa waktu lalu mengatakan operasional pabrik rencananya dimulai pada 2020.Hingga kini ada tiga opsi lokasi. Mukiat hanya menyebut dua di antaranya, sedangkan untuk satu opsi lainnya dia mengaku ‘lupa’. Adapun kapasitas produksinya kurang-lebih 250 ribu unit setahun.“Masih ada tiga lokasi yang mereka masih evaluasi lagi. Tapi finalnya di mana terus terang belum sampai sekarang ini. ada dua yang bisa saya ingat langsung yaitu di Karawang dan Purwarkarta. Satu lagi saya tidak ingat,” paparnya.Mobil Kelas MenengahSebelumnya, dalam Indonesia International Motor Show 2018 pada April silam, Mukiat sempat menyebut rencana menjual dan merakit mobil murah Rp 100 juta-an di negeri ini, baik di segmen low cost green car (LCGC) maupun di luar itu. Namun, rencana untuk model-model di rentang banderol tersebut akhirnya ditunda dulu karena menurut dia biaya melakukan perakitan unit terurai (Completely Knock-Down) bisa lebih besar daripada potensi penerimaan dari pasar.“Proyek pabrik ini untuk model-model di kelas lower medium ke upper (menengah ke bawah hingga ke atas). Enggak medium banget karena nanti kami enggak bisa menjangkau ke yang bawah. Tapi yang jelas di luar LCGC,” papar dia.Sayang, Mukiat tidak bisa membeberkan model-modelnya secara detail. Informasi tersebut amat rahasia.“Nanti saya bisa dibikin jadi Bulgogi sama prinsipal,” tukasnya bercanda.Ia juga membuka kemungkinan merakit mobil berbahan bakar alternatif di pabrik Hyundai di Indonesia, apalagi kapasitas produksi terpasangnya kelak cukup besar dan pabrik disiapkan sebagai basis ekspor khususnya bagi region Asia Tenggara. Nantinya bakal ada pula insentif pajak bagi mobil hybrid maupun listrik murni dalam regulasi Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).“Dalam pembicaraan sekarang antara kami dengan prinsipal belum ada, terus terang. Tapi saya perkirakan informasi itu muncul waktu prinsipal bicara dengan Pak Luhut (Di Korea Selatan). Mungkin Pak Luhut bilang Indonesia ingin go green dan Hyundai mengatakan akan mendukung. Itu sebenarnya gampang karena dalam portofolio model Hyundai secara global ada. Istilahnya kalau semuanya jelas mereka tinggal ‘pencet tombol’ saja,” tandasnya. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait pabrik Hyundai di Indonesia Hyundai Hyundai Indonesia pabrik Hyundai
Hyundai Ungkap Strategi di Indonesia, Termasuk Rencana 100 Dealer pada 2021 Berita Otomotif 27 November 2019
Di Depan Jokowi, Hyundai Teken Kesepakatan Bikin Pabrik di Indonesia Berita Otomotif 26 November 2019
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...