Honda Produksi SUV Listrik Berbasis HR-V Akhir 2018

Berita Otomotif

Honda Produksi SUV Listrik Berbasis HR-V Akhir 2018

GUANGZHOU – Honda bersiap memproduksi massal sport utility vehicle (SUV)  listrik berbasis HR-V pada penghujung 2018.

SUV listrik tersebut bernama Honda Everus EV-1. Kendaraan tersebut diperkenalkan pada Guangzhou Auto Show 2018, 16 – 25 November 2018.

Everus EV-1 sendiri diperuntukkan bagi pasar China. Secara bersamaan, Honda kini sedang mengembangkan mobil listrik untuk pasar Eropa yang terinspirasi dari Urban EV Concept.

Lebih lanjut, Everus EV-1 direncanakan masuk lajur produksi pada Desember 2018. SUV satu ini dirakit lewat kerja sama antara Honda dengan partner mereka di ‘Negeri Tirai Bambu’, Guangzhou Automobile Group (GAC).

Keduanya membentuk perusahaan gabungan (joint venture) dan berinvestasi 3,27 miliar yuan (Rp 6,82 triliun) untuk membangun pabrik baru di negara tersebut yang mampu merakit 170 ribu unit kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) maupun listrik murni per tahun. SUV listrik GAC, Trumpchi GS4, juga diproduksi di sana.

Everus EV-1 diklaim mempunyai jarak tempuh  340 km dalam kondisi baterai terisi penuh, berdasarkan pengujian berstandar NEDC (New European Driving Cycle). Tenaga datang dari baterai lithium-ion 53.6 kWh. Dimensinya sendiri cukup kompak, seperti HR-V, dengan panjang 4.308 mm, lebar 1.824 mm, tinggi 1.625 mm dan jarak sumbu rodanya mencapai 2.610 mm plus pelek 17 inchi pada keempat lingkar rodanya.

Everus EV-1 memiliki tiga mode berkendara yakni N (Normal), S (Sport) serta B (Battery Saver). Harga jualnya kelak diekspektasikan mulai 170.800 yuan (Rp 356,43 juta), sudah termasuk dengan insentif pemerintah China bagi mobil listrik.

Sebagai perbandingan, banderol tersebut lebih lebih mahal 42 ribu yuan (Rp 87,64 juta) daripada HR-V bermesin konvesional. Everus EV-1 nantinya dijual di dealer-dealer resmi Honda yang dioperasikan GAC. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar