Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Efek Corona, Pasar Mobil Indonesia Diprediksi Anjlok 40 Persen Efek Corona, Pasar Mobil Indonesia Diprediksi Anjlok 40 Persen Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 06 April 2020 17:19 JAKARTA – Pasar mobil Indonesia tahun ini diperkirakan turun amat dalam, jauh di pencapaian tahun lalu yang 1 juta unit, karena efek pandemi virus Corona. Seperti diketahui, virus Corona telah ada di Indonesia sejak Presiden Joko Widodo mengumumkannya pada 2 Maret 2020. Hal ini diikuti dengan seruan bekerja dan berdiam di rumah sejak pertengahan Maret untuk meminimalisir penularan virus, tapi dalam waktu bersamaan menekan konsumsi masyarakat termasuk untuk pembelian kendaraan bermotor.“Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) kemarin sudah menyatakan perkiraan pasar tahun ini yang mereka revisi menjadi 600 ribu unit. Artinya, turun 40 persen (jika dibandingkan pasar 2019),” ucap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM), dalam konferensi video yang diikuti Mobil123.com pada Senin (6/4/2020).Sebagai informasi, pada 2019, penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) mencapai 1.030.126 unit. Meski masih di level 1 juta-an unit, angka tersebut sudah turun sekitar 10 persen dari pencapaian 2018 yang berjumlah 1.151.413 unit. Artikel terkait Corona Bikin Penjualan Mobil di Indonesia Bergantung pada Orang Kaya Berita Otomotif 17 April 2020 Daihatsu Ogah Tebar Promo Penjualan di Masa Pandemi Corona karena Percuma Berita Otomotif 14 April 2020 Penjualan Mobil Indonesia Diprediksi Baru Pulih Akhir 2021 dari Efek Corona Berita Otomotif 09 April 2020 Mobil123.com mencoba menanyakan ini lebih lanjut kepada Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo. Namun, hingga berita ini dinaikkan, Nangoi tidak merespons telepon atau pesan singkat yang dikirimkan.Virus bernama resmi Covid-19 ini sendiri telah membuat pabrikan-pabrikan otomotif mengurangi produksi atau menutup pabrik sementara pada April karena penurunan pasar atau terganggunya rantai suplai. Contohnya adalah Honda yang menutup pabrik dua pekan, sejak 13 April 2020 nanti.Maret Turun 22 PersenPenurunan penjualan mobil di Tanah Air sebagai efek dari virus Corona memang sudah terjadi pada Maret. Menurut dia, pada bulan itu pasar turun sekitar 22 persen jika dibandingkan sebulan sebelumnya.“Kondisi itu masih bagus. Kalau saya lihat, pada Maret negara-negara lain yang terkena efek virus Corona bisa turun sampai 80 persen. Seperti di pasar Eropa,” tandasnya.Data Maret 2020 belum dipublikasikan secara resmi di situs Gaikindo. Amel juga tidak menyebut secara rinci volume penjualan mobil nasional secara keseluruhan pada bulan itu.Sebagai patokan, pada Februari 2020 penjualan mobil berdasarkan data penjualan wholesales Gaikindo adalah 79.573 unit atau turun tipis dibandingkan Januari yang mencapai 80.424 unit. Sementara itu, jika melihat data penjualan retail, angkanya pada Februari ialah 77.831 unit, turun jika dikomparasi dengan Januari yang 81.067 unit.Adapun Daihatsu, pada Maret lalu, penjualannya turun 20 persen ketimbang sebulan sebelumnya. Di Februarinya, merek ini berhasil membukukan wholesales 15.778 unit serta retail 13.658 unit. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 pandemi virus corona virus corona penjualan mobil Daihatsu Penjualan Mobil Indonesia pandemi pandemi Covid-19 Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Efek Corona, Pasar Mobil Indonesia Diprediksi Anjlok 40 Persen Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 06 April 2020 17:19 JAKARTA – Pasar mobil Indonesia tahun ini diperkirakan turun amat dalam, jauh di pencapaian tahun lalu yang 1 juta unit, karena efek pandemi virus Corona. Seperti diketahui, virus Corona telah ada di Indonesia sejak Presiden Joko Widodo mengumumkannya pada 2 Maret 2020. Hal ini diikuti dengan seruan bekerja dan berdiam di rumah sejak pertengahan Maret untuk meminimalisir penularan virus, tapi dalam waktu bersamaan menekan konsumsi masyarakat termasuk untuk pembelian kendaraan bermotor.“Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) kemarin sudah menyatakan perkiraan pasar tahun ini yang mereka revisi menjadi 600 ribu unit. Artinya, turun 40 persen (jika dibandingkan pasar 2019),” ucap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM), dalam konferensi video yang diikuti Mobil123.com pada Senin (6/4/2020).Sebagai informasi, pada 2019, penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) mencapai 1.030.126 unit. Meski masih di level 1 juta-an unit, angka tersebut sudah turun sekitar 10 persen dari pencapaian 2018 yang berjumlah 1.151.413 unit. Artikel terkait Corona Bikin Penjualan Mobil di Indonesia Bergantung pada Orang Kaya Berita Otomotif 17 April 2020 Daihatsu Ogah Tebar Promo Penjualan di Masa Pandemi Corona karena Percuma Berita Otomotif 14 April 2020 Penjualan Mobil Indonesia Diprediksi Baru Pulih Akhir 2021 dari Efek Corona Berita Otomotif 09 April 2020 Mobil123.com mencoba menanyakan ini lebih lanjut kepada Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo. Namun, hingga berita ini dinaikkan, Nangoi tidak merespons telepon atau pesan singkat yang dikirimkan.Virus bernama resmi Covid-19 ini sendiri telah membuat pabrikan-pabrikan otomotif mengurangi produksi atau menutup pabrik sementara pada April karena penurunan pasar atau terganggunya rantai suplai. Contohnya adalah Honda yang menutup pabrik dua pekan, sejak 13 April 2020 nanti.Maret Turun 22 PersenPenurunan penjualan mobil di Tanah Air sebagai efek dari virus Corona memang sudah terjadi pada Maret. Menurut dia, pada bulan itu pasar turun sekitar 22 persen jika dibandingkan sebulan sebelumnya.“Kondisi itu masih bagus. Kalau saya lihat, pada Maret negara-negara lain yang terkena efek virus Corona bisa turun sampai 80 persen. Seperti di pasar Eropa,” tandasnya.Data Maret 2020 belum dipublikasikan secara resmi di situs Gaikindo. Amel juga tidak menyebut secara rinci volume penjualan mobil nasional secara keseluruhan pada bulan itu.Sebagai patokan, pada Februari 2020 penjualan mobil berdasarkan data penjualan wholesales Gaikindo adalah 79.573 unit atau turun tipis dibandingkan Januari yang mencapai 80.424 unit. Sementara itu, jika melihat data penjualan retail, angkanya pada Februari ialah 77.831 unit, turun jika dikomparasi dengan Januari yang 81.067 unit.Adapun Daihatsu, pada Maret lalu, penjualannya turun 20 persen ketimbang sebulan sebelumnya. Di Februarinya, merek ini berhasil membukukan wholesales 15.778 unit serta retail 13.658 unit. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait covid-19 pandemi virus corona virus corona penjualan mobil Daihatsu Penjualan Mobil Indonesia pandemi pandemi Covid-19
Daihatsu Ogah Tebar Promo Penjualan di Masa Pandemi Corona karena Percuma Berita Otomotif 14 April 2020
Penjualan Mobil Indonesia Diprediksi Baru Pulih Akhir 2021 dari Efek Corona Berita Otomotif 09 April 2020
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...