Covid-19 Bikin Rupiah Terpukul, Toyota – Daihatsu Tahan Harga Hingga April

Berita Otomotif

Covid-19 Bikin Rupiah Terpukul, Toyota – Daihatsu Tahan Harga Hingga April

JAKARTA – Kurs rupiah terhadap dollar AS terjerembab hingga tembus Rp 16 ribu-an per dollar AS, sebagai efek dari pandemi virus Corona atau Covid-19 di negeri ini. Dua merek mobil terpopuler di Indonesia, Toyota – Daihatsu, masih menahan harga dan memantau kondisi sampai April mendatang sebelum memutuskan langkah yang mesti  mereka ambil.

Reaksi pasar di tengah pandemi membuat kurs rupiah terhadap dollar AS jatuh. Kurs Referensi Jakarta Interbank Sport Dollar Rate (Jisdor) memperlihatkan nilai tukar yang tadinya berkisar di Rp 14 ribu-an per dollar AS, mulai 17 Maret 2020, masuk ke Rp 15 ribu-an per dollar AS dan terus meninggi.

Pada Jumat (20/3/2020), rupiah mulai berada pada level Rp 16 ribu-an per dollar AS, tepatnya Rp 16.273. Tren ini berlanjut pada Senin (23/3/2020), saat rupiah berada pada level Rp 16.608 per dollar AS.

Nilai tukar rupiah diakui sebagai salah satu faktor penentu harga. Akan tetapi, kondisi ini tidak sontak membuat para pabrikan mobil bereaksi mendongkrak harga, termasuk dua merek yang memimpin pasar.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM) dan Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) menjelaskan sejauh ini keduanya masih belum menaikkan harga. Kedua merek masih terus memonitor pergerakan rupiah.

“Kondisi exchange rate sedang kami monitor,” ucap Anton, juga Amelia yang memberikan jawaban serupa kepada Mobil123.com via pesan singkat.

Eksekutif Toyota plus Daihatsu mengakui bahwa jika rupiah terus melemah, harga mungkin memang harus mengalami penyesuaian. Daihatsu, menurut Amelia, akan memantau pergerakan nilai tukar hingga akhir April mendatang.

“Jika dibutuhkan, kami akan menaikkan harga,” tandas dia.

Anton menerangkan kapan kenaikan harga terjadi, juga berapa besarannya tergantung pada seberapa besar depresiasi rupiah terhadap dollar AS. Sementara ini, sikap Toyota sama dengan Daihatsu yaitu menahan banderol dan memantau pergerakan kondisi kurs hingga April.

“Akan tetapi, kami juga paham kondisi Covid-19 juga berat untuk masyarakat, jadi pasti kami akan memperhatikan sebaik mungkin. Tidak hanya harga tapi juga solusi apa yang meringankan konsumen,” pungkas Anton.

Kasus infeksi akibat andemi virus Corona di Indonesia sejauh ini terus meningkat. Virus yang telah merambah 188 negara sejak akhir 2019 itu, per Minggu (22/3/2020) telah menyebabkan 514 kasus infeksi di Tanah Air, dengan 48 kasus di antaranya meninggal dunia dan 29 lainnya sudah dinyatakan sembuh. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support