Dua Fitur Keselamatan Penting yang Wajib Ada pada Mobil

Panduan Pembeli

Dua Fitur Keselamatan Penting yang Wajib Ada pada Mobil

SERPONG – Keselamatan berkendara turut ditunjang fitur-fitur yang ada di sebuah kendaraan dan konsumen perlu memastikan mobil yang ingin dibeli minimal punya sabuk pengaman plus airbag.

Duta Keselamatan Berkendara Transportasi Darat Kementerian Perhubungan Rifat Sungkar mengatakan 61 persen kecelakaan lalu lintas memang disebabkan oleh kelalaian manusia. Kendati begitu, 9 persen kecelakaan terjadi karena faktor kendaraan. Adapun 30 persen sisanya karena prasarana dan lingkungan.

Rifat, yang juga pereli nasional, kemudian menjelaskan dua alat keselamatan dalam kendaraan yang mesti dipastikan ada yakni sabuk pengaman serta airbag. Ia mewanti-wanti agar sabuk pengaman tiga titik (Three-Poin Seatbelt) wajib tertanam di seluruh kursi.

Airbag sendiri minimal tersedia untuk pengemudi maupun penumpang depan. Akan tetapi, airbag tetap tidak berguna secara maksimal jika sabuk pengaman tidak digunakan seluruh penumpang.

“Penumpang beresiko cedera atau tak selamat dalam kecelakaan adalah yang tak pakai sabuk pengaman,” ujar Rifat dalam seminar dan pelatihan Safety and Defensive Driving bagi warga Lebak, Banten pada Selasa (8/5/2018) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang.

Seminar dan pelatihan itu merupakan pre-event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan digelar pada 2 – 12 Agustus di ICE. Sebanyak lebih dari 200 warga Lebak yang hadir pun mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis. Seminar diisi oleh para pebalap nasional seperti Rifat Sungkar, Fitra Eri  dan Alinka Hardianti.

Lebih lanjut, Rifat juga memperkenalkan nama plus fungsi fitur-fitur keselamatan lain pada mobil terkini. Di antaranya adalah rem Anti-lock Braking System (ABS), Vehicle Stability Control (VSC), Hill Assist Control (HAC) hingga Emergency Stop Signal.

Rem ABS berguna mencegah ban mengunci saat pengereman berat. Ini tentunya berhubungan dengan makin pendeknya jarak pengereman plus membuat mobil dapat tetap dikendalikan.

VSC, di sisi lain, berguna menjaga stabilitas plus mempertahankan kendaraan pada jalurnya ketika menikung atau berpindah jalur. HSA mampu menahan mobil di tanjakan selama tiga detik di tanjakan ketika pedal rem dilepas, sementara Emergency Stop Signal ialah lampu rem yang berkelip cepat dalam pengereman mendadak demi memperingati pengendara lain di belakang.

Sebagai informasi tambahan, fitur-fitur keselamatan tersebut sekarang tak melulu ada di mobil-mobil mahal nan mewah, melainkan juga yang berharga sekitar Rp 200 juta atau kurang. VSC, misalnya, menjadi fitur standar di Datsun Cross.

Rem ABS menjadi standar di semua varian All-New Suzuki Ertiga. Adapun HAC, Emergency Stop Signal juga sudah disematkan di model-model low multi purpose vehicle (LMPV) pesaingnya semisal Mitsubishi Xpander serta Wuling Confero khususnya pada varian-varian pertengahan hingga atas. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar