Di Negara Ini Tahun Baru Dirayakan dengan Bakar Ratusan Mobil

Berita Otomotif

Di Negara Ini Tahun Baru Dirayakan dengan Bakar Ratusan Mobil

PARIS – Umumnya orang merayakan malam pergantian tahun dengan makan bersama keluarga atau menyalakan kembang api.

Tapi di Perancis, perayaan dilakukan dengan cara yang lebih ekstrim yaitu membakar mobil. Perayaan yang sebenarnya ilegal ini dimulai pada 1990-an. Ketika itu, masyarakat melakukan protes dengan membakar sejumlah kendaraan di pinggiran kota.

Namun, pemberitaan media ketika itu justru membuat seakan-akan pembakaran tersebut adalah sebuah kontes. Kemudian, masyarakat di pusat kota pun ikut serta dan justru semakin banyak membakar mobil di tanggal 31 Desember.

Mereka pun kemudian menunggu Pemerintah mengumumkan jumlah kendaraan yang terbakar di masing-masing kota pada tanggal 1 Januari. Paris dan Marseilles biasanya menjadi kota yang memenangkan kontes tersebut.

Di Negara Ini Tahun Baru Dirayakan dengan Bakar Ratusan Mobil
Melihat perkembangan yang justru merugikan, Pemerintah pun akhirnya melarang penegak hukum untuk mempublikasikan jumlah kendaraan terbakar pada masing-masing kota. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak melihat ini sebagai kontes namun sebagai tindakan ilegal. Sayangnya, tetap saja ada kebocoran informasi.

Dan pada malam pergantian tahun 2021 lalu, tercatat ada 861 mobil dibakar, turun 41% bila dibandingkan dengan perayaan tahun baru 2020 yang mencapai 1.457 mobil. Penurunan jumlah kendaraan yang dibakar ini diyakini karena adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Perancis.

Pandemi pun membuat Pemerintah Perancis lebih tegas kepada masyarakatnya termasuk memberlakukan jam malam. Para pelanggar jam malam ini akan dikenakan denda sebesar 135 euro atau setara Rp 2,3 juta. SPBU pun juga ditutup pada tanggal 31 Desember untuk menghindari ‘tradisi’ ini. Sayangnya, tetap saja ada masyarakat yang lolos.

Di Indonesia sendiri perayaan tahun baru tidak semarak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan pihak Kepolisian menutup sejumlah jalan untuk menghindari terjadinya kerumuman yang berpotensi untuk menyebarkan Covid-19. Pemerintah Daerah pun melakukan hal serupa dengan melarang sejumlah tempat wisata untuk menggelar acara malam pergantian tahun.

Sementara itu untuk menekan mobilitas, Pemerintah mewajibkan masyarakat yang hendak berpergian untuk melakukan rapid test antigen atau swab PCR. Hal ini dilakukan untuk memastikan mereka yang melakukan berpergian tidak sedang dalam kondisi sakit dan menularkan ke orang lain. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar