Tiba-tiba Mati di Tanjakan, Sebuah Mobil Ludes Terbakar

Berita Otomotif

Tiba-tiba Mati di Tanjakan, Sebuah Mobil Ludes Terbakar

SEMARANG – Sebuah mobil kembali hangus terbakar di Bawen, Kabupaten Semarang.Kebakaran tersebut terjadi saat mobil hendak melewati tanjakan namun tiba-tiba mesin mobil mati.

Pengemudi dan beberapa penumpang pun turun dari mobil untuk memeriksa keadaan. Dan ketika semua sudah turun, mobil tiba-tiba mengeluarkan asap disertai api dari mesin bagian depan.

“Mobil jenis Nissan Grand Livina ludes terbakar di tanjakan di Jalan Soekarno-Hatta. Di dekat PT Sam Sama Jaya Garmand. Semuanya panik dan mencoba memadamkan api namun api tak kunjung mati,” ungkap AKP M Adiel Aristo, Kasat Lantas Polres Semarang.

Personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang yang menerima laporan kemudian datang ke lokasi dan memadamkan api mobil tersebut.

“Karena api sangat besar, mobil tidak bisa tertolong hingga terbakar ludes,” tambahnya.

Tiba-tiba Mati di Tanjakan, Sebuah Mobil Ludes Terbakar

Untungnya tak ada korban jiwa dalam kebakaran mobil itu. Penyebab kebakaran mobil hingga saat ini belum diketahui namun kemungkinan disebabkan oleh korsleting.

Belakangan ini kejadian mobil yang terbakar cukup banyak jumlahnya. Penyebabnya pun cukup banyak dan diperlukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebabnya. Meski demikian, konsleting listrik diyakini menjadi penyebab utama dari kebakaran tersebut.

Thayne Finsenda Lika, Owner Dokter Mobil menyebutkan bahwa pemilik kendaraan khususnya yang memasang aksesoris harus lebih memperhatikan kondisi kabel. Konsleting tersebut bisa disebabkan oleh adanya pesangan aksesoris yang kurang baik.

“Biasanya mobil terbakar disebabkan oleh adanya jaringan kelistrikan yang tidak dipasang dengan benar. Akibatnya terjadi konsleting dan membakar peredam kemudian merembet ke tempat lain. Oleh karena itu, api sulit dipadamkan karena accu masih terpasang ke jaringan kabel,” ungkapnya pada Mobil123 beberapa waktu lalu.

Tak hanya memperhatikan cara pemasangan, Ia juga menyarankan kepada pemilik kendaraan untuk berhati-hati dengan usia kabel. Ada kemungkinan kabel yang sudah tua kualitasnya menurun sehingga berpotensi mengalami kerusakan dan membakar kendaraan.

Usia kabel biasanya berkisar 5 tahun. Untuk itu, kendaraan yang sudah berusia 5 tahun ke atas sebaiknya diperiksa kembali kelistrikannya. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya kasus mobil terbakar. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar