Bandar Narkoba Salah Kirim 180 Kg Sabu ke Dealer Ford

Berita Otomotif

Bandar Narkoba Salah Kirim 180 Kg Sabu ke Dealer Ford

ONTARIO - Belasan dealer Ford di Kanada menerima kiriman paket sabu dalam jumlah besar yang menginisiasi investigasi besar-besaran.

Bingung dan geger. Mungkin itulah yang dirasakan para karyawan dealer-dealer Ford di utara Kanada pada awal tahun ini.

Pasalnya, menurut laporan Automotive News, secara total ada 13 dealer Ford dari Desember 2018 sampai Januari 2019 yang mendapatkan kiriman paket narkoba di dalam ban cadangan. Penemuan ini sendiri berawal dari kecurigaan karyawan empat dealer Ford di Ontario terhadap keberadaan ban cadangan yang tak sesuai spesifikasi, saat mengecek Ford Fusion yang baru saja sampai dari pabrik di Meksiko melalui jalur darat.

Setelah diperiksa dengan cukup teliti, betapa kagetnya mereka karena bagian dalam karet ban cadangan dipenuhi bungkusan sabu. Keempat dealer itu kemudian melaporkan secara resmi temuan mereka kepada kepolisian setempat.

Aparat keamanan langsung menggelar investigasi besar-besaran. Investigasi melibatkan berbagai insitusi penegak hukum di negara tersebut dengan target pengiriman mobil di dealer-dealer Ford untuk area Ontario, Quebec, serta New Brunswick.

Otoritas keamanan juga menghubungi Ford Kanada yang kemudian membantu memberikan informasi pengiriman. Kelanjutannya tak kalah seru karena sembilan dari 14 unit Ford Fusion dalam pengiriman di kloter tersebut ternyata membawa narkoba di dalam ban cadangan yang lagi-lagi tak sesuai spesifikasi.

Polisi juga menemukan sabu dalam 14 unit mobil di truk pengiriman selanjutnya. Temuan sama ada di dalam ban serep 12 dari 14 Fusion yang diangkut truk trailer yang lain.

Secara total, sabu-sabu ini memiliki berat 180 kg. Nilainya mencapai sekitar 4,5 juta dollar AS (Rp 63,72 miliar).

Kepolisian Kanada meyakini benda haram tersebut ‘salah kirim’ sebenarnya sudah ingin dipisahkan dari mobil sebelum sampai ke dealer-dealer Ford. Mereka menganalisa bandar narkoba seharusnya sudah mengambil sabu-sabu sebelum sampai ke delar, tetapi mengalami kesalahan kalkulasi.

Dugaan sementara, bandar narkoba mendapatkan akses ke mobil setelah keluar dari pabrik. Siapa kartel narkoba Meksiko yang berada di belakangnya masih dalam investigasi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support