5 Kelebihan Mobil Listrik Dibanding Mobil Bermesin Konvensional

Berita Otomotif

5 Kelebihan Mobil Listrik Dibanding Mobil Bermesin Konvensional

JAKARTA - Mobil listrik punya banyak keuntungan dibandingkan mobil bermesin konvensional, baik dari sisi biaya maupun dampaknya terhadap lingkungan

Sebagai informasi, beberapa eksekutif agen pemegang merek (APM) mobil di Indonesia dalam berbagai kesempatan sudah mengatakan pengetahuan dan edukasi masyarakat mengenai mobil berbasis baterai dan motor listrik masih kurang. Inilah ‘pekerjaan rumah’ utama mereka jika ingin mempopulerkan mobil listrik, baik hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) yang masih memadukan sistem penggerak listrik dengan yang berbasis BBM.

Pemerintah sendiri telah menerbitkan 17 insentif bagi mobil listrik melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 demi menurunkan harga jual mobil listrik. Insentif-insentif ini berlaku dua tahun dari sekarang atau mulai 2021.

Jodie O’Tania, Director of Communications BMW Group Indonesia, mengatakan ada lima keuntungan mobil listrik ketimbang mobil bermesin pembakaran internal. Pertama, menurutnya, adalah biaya pemakaian yang jauh lebih terjangkau.

“(Mobil listrik) jauh lebih terjangkau dalam hal biaya listrik. Apalagi, PLN (PT. Perusahaan Listrik Negara) memiliki program-program yang sangat menguntungkan untuk konsumen. Dari mulai diskon, bantuan penambahan daya listrik, dan sebagainya,” ucap dia menanggapi pertanyaan Mobil123.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ia mencontohkan bahwa ongkos pemakaian mobil listrik BMW i3 yang sudah meluncur di Indonesia sampai jarak tempuhnya habis (260 km) dan harus diisi kembali sama dengan 1 liter bensin. Untuk gambaran, harga bensin dengan kualitas tertinggi dari Pertamina, Pertamax Turbo, saat ini adalah Rp 11.500 untuk wilayah Jakarta.

Kedua adalah kenyamanan dalam hal perawatan. Mobil listrik, apalagi mobil listrik murni, tidak membutuhkan perawatan sebanyak mobil konvensional karena jumlah komponen di dalamnya jauh lebih sedikit.

Lantas, bagaimana dengan mobil hybrid? Toyota beberapa waktu lalu di Banyuwangi, Jawa Timur menjelaskan bahwa perawatannya hampir sama dengan mobil dengan bahan bakar minyak, begitu pula dengan biaya servisnya.

Keunggulan ketiga adalah tingkat polusi kendaraan yang tentunya berada di bawah mobil bermesin pembakaran dalam. Kelebihan keempat masih terkait dengan itu yakni meningkatnya tingkat kesehatan masyarakat jika populasi mobil listrik sudah banyak di jalan raya.

Kelebihan nomor lima, menurut Jodie, adalah performa berkendara mobil listrik yang ciamik. Ini bisa langsung dirasakan ketika konsumen melakukan test drive.

“Pada saat dicoba, tarikannya, sportiness-nya, kedinamisannya, tidak kalah dengan mobil bermesin pembakaran internal. Torsinya sangat terasa. Bahkan, beberapa orang sudah coba mobil listrik seperti i3 tidak ingin kembali lagi ke kendaraan konvensional karena lebih tertarik dengan yang ini,” tutup dia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

Video
All-new Toyota Yaris 2020 semakin canggih. Salah satu teknologi atau fitur generasi keempat Yaris ini adalah bisa parkir sendiri. Harga Yaris 2020 ...

Komentar