Mobil Bekas Wuling Diklaim Punya Harga Jual Cukup Bagus

Berita Otomotif

Mobil Bekas Wuling Diklaim Punya Harga Jual Cukup Bagus

JAKARTA - Wuling merasa harga jual kembali mobil-mobil mereka saat ini di Indonesia sudah sangat baik, dengan usia yang belum genap dua tahun aktif di pasar.

Dian Asmahani, Brand Manager PT. SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia, menyadari bahwa harga jual kembali kendaraan masih menjadi persoalan penting bagi para konsumen di negeri ini. Aspek tersebut menjadi salah satu pertimbangan mereka dalam membeli mobil baru.

“Kalau kita lihat, ada beberapa segmen konsumen yang ketika membeli mobil sudah memikirkan harga jual kembali,” ucap dia di sela-sela Buka Puasa Bersama Media Massa, beberapa waktu lalu di Senayan, Jakarta.

Dian lalu menilai harga jual kembali Wuling amat baik sebagai pemain baru yang belum dua tahun hadir di Tanah Air. Kesimpulan ini didapat setelah melakukan survei ke sentra-sentra mobil bekas atau situs jual-beli mobil online, termasuk Mobil123.com.

“Jadi kalau kami lihat sebenarnya konsumen sudah ada yang menjual dan harganya juga menurut kami bagus walau kami masih merek baru di Indonesia,” akunya.

Sekadar mengingatkan, aktivitas Wuling di pasar otomotif Nusantara dimulai dari peluncuran low multi purpose vehicle (LMPV) Confero pada 2 Agustus 2017. Harga on-the-road Jakarta bagi tiga tipe awal yang diterjunkan saat itu mulai dari Rp 128,8 juta sampai Rp 162,9 juta.

Dalam lebih dari 20 bulan setelahnya, merek mobil asal China ini menerjunkan dua multi purpose vehicle (MPV) yakni Cortez dan Formo serta satu sport utility vehicle (SUV) bernama Almaz. Lantas, berapa sekarang harga jual kembali Wuling?

Sebagai gambaran saja, harga mobil seken Confero tipe tertinggi yaitu L-Type Lux+ produksi 2017 di situs Mobil123.com kini dijual dengan rentang harga antara Rp 140 juta hingga Rp 155 juta. Dengan demikian, penurunannya mencapai 4 - 14 persen dalam waktu sekitar dua tahun.

Strategi Jaga Harga
Menurut Dian, ada banyak faktor penentu harga jual kembali sebuah model kendaraan. Dua yang utama adalah adalah permintaan terhadap mobil barunya plus kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk serta layanan purnajual.

Permintaan pasar plus kepercayaan terhadap produk dianggap sudah bagus.

“Sekarang kami pun dalam 20 bulan sudah menjual lebih dari 27 ribu unit. Pasarnya sudah ada dan pasti akan terus berkembang,” tukasnya.

Wuling, di sisi lain, juga terus meningkatkan kualitas serta ragam layanan purnajual mereka. Jumlah dealer juga ditingkatkan secara agresif.

Dua hal ini, selain untuk memperbanyak volume penjualan, juga merupakan bagian dari strategi menjaga harga jual kembali.

“Target jumlah jaringan kami tahun ini adalah 120 outlet di seluruh Indonesia,” pungkas Dian. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar