Virus Masih Berkeliaran, Ini Kata Para Rider MotoGP

Berita Otomotif

Virus Masih Berkeliaran, Ini Kata Para Rider MotoGP

VALENCIA – Wabah covid-19 terus bertambah angka pengidapnya, lalu bagaimana tanggapan para pembalap MotoGP.

Gelombang kedua atau second wave dari virus corona kini tengah dihadapi di negara-negara di Benua Eropa. Jerman dan Inggris merupakan negara yang kembali memberlakukan lockdown untuk para warganya. Spanyol dan Portugal juga mengalami lonjakan pasien covid-19 belakangan ini.

Sayangnya dua negara tersebut merupakan tuan rumah dari lanjutan seri MotoGP 2020. Seri balap di Portugal yang awalnya berencana untuk mendatangkan setidaknya ribuan pengunjung, terpaksa dibatalkan karena khawatir akan menambah panjang daftar pasien pengidap virus corona.

Virus yang berasal dari China ini juga telah merasuki beberapa pembalap di dalamnya. Dari Moto3 ada Riccardo Rossi yang terinfeksi virus tersebut. Lalu di Moto2 ada Jorge Martin dan paling hangat yakni Valentino Rossi dari kelas utama MotoGP.

Selain tiga pembalap, beberapa kru tim juga menjadi salah satu korban dari merebaknya virus ini. Lalu bagaimana perasaan para pembalap menanggapi virus yang kejam ini, terutama para calon peraih gelar juara dunia MotoGP 2020.

“Saya benar-benar menaruh perhatian akan masalah ini. Sangat susah untuk dikontrol memang, tapi saya berusaha untuk tidak keluar rumah. Situasinya saat ini sedang susah untuk semua orang dan terus memburuk. Jika kita ingin bertarung demi gelar juara, maka sangat penting untuk tidak melewatkan satu seri balapan sekalipun,” ucap Joan Mir yang saat ini berada di puncak klasemen.
Tanggapan Pembalap MotoGP akan Covid-19
Di bawah Mir ada Fabio Quartararo yang juga memiliki kans untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2020. Sebagai atlet, Ia lebih merasa nyaman berada di atas lintasan balap. Selain di sirkuit pembalap asal Perancis ini merasa ketakutan akan tertular.

“Saya lebih paranoid ketika berada di rumah dibandingkan balapan. Meskipun Anda tetap berada di rumah, berlatih di rumah, dan melakukan segalanya di dalam rumah, selama tidak dapat hasil negatif dari tes, maka tidak akan ada rasa damai,” ucap Quartararo.

Maverick Vinales yang merupakan rekan satu tim dari Rossi merasa sangat besar kemungkinannya untuk tertular. Terlebih paddocknya bersebelahan dengan The Doctor. Maka dari itu, pembalap asal Spanyol ini memilih untuk tetap di rumah.

“Keadaan saat ini semakin sulit dan terus bertambah parah. Masalah utamanya adalah rekan satu tim Anda terkena covid-19. Saya mencoba untuk melakukan hal positif dan tetap berada di dalam rumah. Bagi Saya, bepergian keluar rumah lebih berbahaya daripada ke paddock MotoGP. Karena di sana semua orang harus di test,” tutur Vinales yang menempati posisi ketiga di klasemen. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar