Darurat Corona, Tilang Elektronik Tetap Berjalan

Berita Otomotif

Darurat Corona, Tilang Elektronik Tetap Berjalan

JAKARTA – Meski aturan Ganjil Genap ditiadakan selama dua minggu untuk mengantisipasi virus Corona, Tilang Elektronik tetap akan berjalan normal.

Hal ini disampaikan oleh AKBP Fahri Siregar, Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya. Pelanggaran yang terekam tetap akan mendapat penindakan dari pihak Kepolisian.

Pelanggaran yang masih bisa ditilang secara elektronik mulai dari tidak menggunakan helm hingga tidak menggunakan seat belt. Untuk itu pengemudi diharapkan tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

Aturan ganjil-genap memang tidak diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama dua minggu ke depan. Dengan membiarkan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi, maka diharapkan penularan virus Corona bisa berkurang karena kontak fisik di kendaraan umum bisa dihindari.

Namun, dengan tidak berlakunya ganjil-genap juga berpotensi untuk membuat kemacetan di jalan utama semakin parah. Untuk itu, AKBP Fahri telah menyiapkan beberapa langkah guna mengantisipasi masalah tersebut

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah. Salah satunya adalah melakukan pengaturan lalu lintas dan rekayasa lalin,” ucapnya.

Sebenarnya tidak hanya itu yang Pemerintah DKI Jakarta lakukan. Langkah lainnya adalah dengan mengurangi jumlah rute transjakarta yang beropersi dan pengoperasian lebih singkat dari waktu biasa. Dengan ini maka diharapan kendaraan umum tidak akan menjadi pusat dari penuralan virus Corona.

Sayangnya langkah tersebut dinilai kurang berhasil karena justru membuat penumpukan penumpang di sejumlah halte TransJakarta. Langkah ini pun menuai banyak kritik sehingga Anies Baswedan, Gubernur DKI akan melakukan evaluasi baru terhadap kebijakan ini. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar