Cegah Penularan Virus Corona, Ganjil – Genap di Jakarta Sementara Tak Berlaku

Berita Otomotif

Cegah Penularan Virus Corona, Ganjil – Genap di Jakarta Sementara Tak Berlaku

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan bahwa mulai Senin (16/3/2020) ganjil – genap untuk sementara tak berlaku, sehingga warga yang terpaksa bepergian bisa menggunakan mobil pribadi. Ini salah satu upaya mencegah penularan virus Corona melalui transportasi umum di Ibu Kota.

Sekadar mengingatkan, virus Corona yang bermula dari Wuhan, China pada akhir 2019 diketahui sudah masuk Indonesia setelah Presiden Joko Widodo mengumumkannya pada 2 Maret 2020. Per Minggu (15/3/2020) siang, jumlah pasien positif terinfeksi di Tanah Air telah berjumla 117 orang.

Anies, pada tanggal tersebut, juga mengadakan konferensi pers informasi terbaru dari Tim Tanggap Covid-19 (nama resmi virus Corona) DKI Jakarta. Paparan ini ditayangkan pula secara langsung melalui akun Facebook resmi pemerintah provinsi.

Ia menjelaskan bahwa sebelum konferensi pers telah terjadi pertemuan antara dirinya dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Termasuk di dalamnya antara lain kepolisian, tentara, perwakilan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia untuk Jakarta, serta seluruh Badan Usaha Milik Daerah terkait pangan.

“Setelah pertemuan tadi, disepakati bahwa Jakarta harus bertindak lebih cepat lagi. Kita menyaksikan kasus masih terus bertambah. Per (Sabtu 14/3/2020) kemarin, di Jakarta, ada 660 orang dalam pemantauan, 289 pasien dalam pengawasan. Karena itu, kita akan meningkatkan semua langkah untuk mengurangi interaksi antarwarga agar bisa mengurangi potensi penularan,” buka Anies.

Salah satu keputusan yang diambil terkait dengan lalu lintas transportasi. Aturan ganjil – genap di seputar Ibu Kota ditiadakan secara temporer.

“Dalam kondisi normal, kami menganjurkan masyarakat menggunakan kendaraan umum daripada kendaraan pribadi. Saat ini potensi penularan di kendaraan umum cukup tinggi, karena itu, mulai besok (Senin) kami akan menghapuskan atau mencabut sementara kebijakan ganjil-genap di seluruh kawasan Jakarta sehingga masyarakat bisa memilih moda transportasi yang minim risiko penularan Corona,” papar dia.

Kebijakan itu sendiri tidak ajeg berlangsung selama dua pekan seperti kebijakan peliburan Car Free Day maupun seluruh sekolah di DKI Jakarta yang diputuskan sebelumnya. Peniadaan ganjil-genap berlaku situasional.

“(Ganjil- genap) akan diberlakukan lagi ketika kondisi sudah bisa dikendalikan,” tegas Anies. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar